Terbaru Dari Mothern ; Sebuah Single Keroyokan Dengan Lima Musisi
“Cascade” bercerita tentang jatuhnya mental seseorang dalam peperangan melawan diri sendiri. Satu hal yang kemudian Mothern presentasikan lewat komposisi serta aransemen musiknya.
“Cascade” bercerita tentang jatuhnya mental seseorang dalam peperangan melawan diri sendiri. Satu hal yang kemudian Mothern presentasikan lewat komposisi serta aransemen musiknya.
Single ketiga dari Agnimaya resmi dirilis. Bersama Aziz Comi (Payung Teduh), Agnimaya merilis "Pengembara Samudera" pada 17 Januari 2020. Lagu ini jadi penanda selanjutnya menuju perilisan album perdana mereka di pertengahan tahun 2020.
Setelah merilis single "Calm Hill", kini Karsha menggubah lagu tersebut dalam format video klip. Bersama seorang balerina bernama Cahyarani Paramesti, "Calm Hill" digambarkan lewat keluwesan dan keanggunan tariannya.
Dalam single berjudul “Killjoy” dan “Dialog” pendengar bisa merasakan bermacam sisi yang akan ditunjukan Glaskaca pada tahun ini, yakni spektrum luas dan berbahasa ganda.
Setelah album mini Grunch dirilis, kini giliran salah satu nomor dalam album mini tersebut yang berjudul "Masing-Masing" yang diberitakan Reaksi. Mereka merilis video klip berupa kumpulan footages yang mempertontonkan keunikan dari setiap personil.
Dengan nama Kuntari, karya-karya Tesla kemudian bermuara lewat album perdananya yang berjudul Black Shirt Attracts More Feather, yang merupakan representasi dari wajah baru seorang Tesla Manaf.
Sedikit berbeda dengan single sebelumnya, kali ini pendengar akan disuguhkan dengan nuansa yang lebih dark dan ditutup pada akhir lagu dengan Progressive Rock-an ala Jethro Tull.
Setelah merilis album mini bertajuk Intermediate, kini Sir Dandy memvisualisasikan video klip dari lagunya, "Jurnal Risa". Dalam penggarapan dan perilisan video klip ini, Sir Dandy berkolaborasi bersama kolektif Gerombolan Struzzo.
Seperti yang mereka definisikan bahwa thrash metal tidak bisa dipisahkan dari kegeraman darah muda, "Deranged Gunmen" diramu dengan bahasa yang provokatif dan sarat makna, terutama untuk mereka yang sedang dalam pencarian jati diri dan tidak mau diatur.
Aldy, Zacky dan Indra yang terbiasa bermain di musik cadas dengan rapatnya distorsi, blast beat dan headbang tiba-tiba beralih ke musik elektronik. Mengangkat synthwave, mereka membentuk Grapevine dan merilis video klip perdana, "Parfait".
Diakui oleh mereka jika pemilihan nama ‘Nostalgie’ dilatari keinginan mereka agar pendengar dapat membuka kembali kotak kenangan yang mungkin sudah usang dan berdebu.
Di mata Afifah, rasi bintang sampai saat ini masih menjadi topik hangat yang seringkali dibahas ketika berjumpa dengan kerabat dan orang-orang tersayang.