Lewat “Touch”, Tanayu Ajak Untuk Mencintai Diri Sendiri
Seringkali patahnya hati bukan karena orang lain, tapi karena diri sendiri yang mengizinkannya berlarut-larut dalam duka hingga tenggelam di dalamnya, ujar Tanayu menjelaskan lagunya.
Seringkali patahnya hati bukan karena orang lain, tapi karena diri sendiri yang mengizinkannya berlarut-larut dalam duka hingga tenggelam di dalamnya, ujar Tanayu menjelaskan lagunya.
Sebelum debut albumnya dirilis di akhir tahun, HLMN melepas single bertajuk "Api" dalam format video lirik. "Api" adalah single kedua setelah "Escape" yang dirilis di awal 2019. Single "Api" dirilis HLMN pada 28 Oktober 2019 melalui kanal YouTube mereka.
Demi melunasi cicilan gitar pada Riko Prayitno, Sir Dandy merilis album mini berjudul 'Intermediate'. Mengawasi agar investasinya kembali, Riko ambil sikap dengan memproduseri album berisi enam lagu ini.
Lagu berjudul "Rimba Membara" jadi amunisi panas dari Muram, sepanas tema dan kondisi yang terjadi di rumah mereka. Kalimat-kalimat satir dilontarkan tentang pembakaran hutan yang terjadi di daerah Kalimantan.
Sebuah album dilepas oleh grup musik Orkes Pemuda Suka Klabing. Band bentukan 2017 ini merilis album berjudul 'Menuju Gadun' pada 25 Oktober 2019, berisi enam buah lagu baru dan dua bonus single terdahulu.
“Terima diri sebagai diri sendiri bukan sebagai orang lain dan jangan pernah lupa untuk selalu percaya sama diri lo sendiri. There's no right way to live this life”, ujar Prili tentang lagunya.
Kurosuke menjelaskan bahwa album The Tales of Roses & Wine terbagi menjadi dua bagian, Honeymoon Phase dan Intimacy Phase.
Di bawah bendera Samstrong Records, para straight edge kids dari Jawa Timur bernama Compassion merilis 'The First Step'. Ini jadi langkah awal mereka mengukuhkan diri di ranah musik hardcore, khususnya di kota Malang.
Di single terbarunya ini disajikan Aya dengan nuansa yang lebih gelap, serta ditulis berdasarkan dinamika kehidupan modern terhadap perkembangan manusia yang memiliki hak istimewa berbeda.
Lagu “Lain Peran” dibuat dengan nuansa musik dan riff yang lebih sederhana, dengan pengaruh musik era 90an yang lebih plug and play.
Lagu “Rubber Hopes” bercerita tentang fenomena seorang pria yang mendengarkan curhatan teman wanitanya. Namun, selain mendengarkan curhatannya, pria tersebut malah bercinta dengannya.
Torehan kreasi Humi Dumi makin bertambah ketika mereka meluncurkan musik video pertamanya, di mana untuk penggarapannya mereka melibatkan nama seniman video asal Malang, Prialangga.