Bersama Sins Of Suns Pada Minggu ini Dalam Tajuk DCDC Substereo
Bersama dengan ‘Glare’ sebagai single yang dikukuhkan oleh mereka sampai saat ini, Sins Of Suns ajak berkenalan dengan pendengar musik lewat siaran radio.
Bersama dengan ‘Glare’ sebagai single yang dikukuhkan oleh mereka sampai saat ini, Sins Of Suns ajak berkenalan dengan pendengar musik lewat siaran radio.
Lewat karya ini pula, mereka menuangkan bentuk kegelisahannya terhadap orang-orang yang saling menghakimi kelompok lain.
Mencoba terlepas dari bayang-bayang album sebelumnya, single ini adalah sebuah penanda bahwa grup Hardcore asal Surabaya ini masih berdiri tegak mengeluarkan protes lewat karya musik.
Sementara menunggu projek dengan bandnya, OLIVE memutuskan untuk menggarap singlenya yang berjudul “U-uh Song”, dengan melibatkan Rayendra Sunito sebagai produser musiknya.
Vokalis dan pemain sitar Ramayana Soul, Erlangga menuturkan jika lagu ini bercerita tentang kekhawatiran dirinya akan Taj Mahal, yang konon katanya miring dan terancam runtuh.
Sebanyak 10 produser musik ikut menyumbangkan karyanya untuk menggubah 5 lagu yang ada di EP Reborn, seperti CVX, NAJ, KLAV, Kimo, Gasta, Osvaldorio, Kenraka, Bagusikalisasi, Frz, McLo, Christian Arry, Dmust Akira, hingga Andezzz.
Lewat kerja sama dengan Senyawa Creative, Dandelions hadirkan video musik resmi yang didedikasikan untuk para lelaki playboy agar sadar jika perempuan pun punya hasrat seperti itu.
Video klip pertama Garhana baru saja dirilis beberapa hari yang lalu, didalamnya bukan cuma imajinasi melainkan tatanan visual yang menarik pun dihadirkan dalam video klip ini.
Irwin Ardy, kembali merilis video klip berjudul “I Believe”, untuk mempromosikan album solonya, Bread and Butter, yang sudah dirilis pada 25 Desember 2017 lalu.
Proses penulisan lagu dalam EP Hiding in Plain Sight dilakukan pada masa-masa kesendirian personil Eitherway, dimana pada saat itu mungkin mereka terkesan “meresapi” kesendirian itu, hingga lahirlah EP ini.
Single berjudul “Always Be Mine” dari Gbrand ini hadirkan nuansa hip hop groovy dengan bebunyian yang catchy, untuk menuangkan cerita cinta melalui kemasan yang tidak cheesy
Sekitar dua tahun sejak materi-materi yang Charita Utami dan Yudhistira Mirza olah sedemikian rupa, dengan berbagai komposisi dan aransemen musik, akhirnya tepat pada tanggal 20 April lalu, mereka merilis sebuah mini album yang berjudul Detak.