Gruide Resmi Debut Lewat “Fantasies”, Sajikan Post-Shoegaze Penuh Refleksi Batin
Tak sekadar memanjakan telinga lewat atmosfer musik yang imersif, “Fantasies” juga menyuguhkan narasi batin yang kuat
Tak sekadar memanjakan telinga lewat atmosfer musik yang imersif, “Fantasies” juga menyuguhkan narasi batin yang kuat
Kini, POTS hadir dengan formasi baru yang terdiri dari Adria Riswinanda (gitar), Bimo P. Widiyahutomo (drum), Rahmana Wiradanu (bas), dan Johannes Febrianto Elyas sebagai vokalis terbaru. Bersama, mereka menandai fase baru dengan merilis maxi-single bertajuk Akal / Bagaimana Jika Gelap yang memuat tiga lagu: “Sun”, “Akal”, dan “Bagaimana Jika Gelap”
Ciri khas dari On Air yakni menonjolkan irama Pop-Rock dengan elemen orkestra mewarnai hampir seluruh lagu di dalam album ‘Ilusi’ ini
Album ini pertama kali dipasarkan di Malaysia pada 11 November 2024, dan menyusul diedarkan di Indonesia pada awal Desember 2024 dengan harga Rp200.000,- per kopi
Single “ElevenTwelve” merupakan rilisan keempat Pleaserrr, menyusul kehadiran tiga single terlebih dahulu. Saat ini, Pleaserrr tengah merampungkan debut EP perdananya
Secara keseluruhan EP ‘Mungkas Raga Na Gagawar’ ini menyuguhkan musik Punk ‘antik’ bernuansa Timur Tengah yang kentara
“Lagu ini menggambarkan perjalanan kami melewati hujatan dan kritik yang pernah datang, baik terhadap karya maupun eksistensi kami di skena musik indie. Tapi kami tetap berdiri. Suka atau tidak suka, DARIU akan terus ada di telingamu,” ungkap mereka
Dengan warna musik yang berbeda dan tema yang universal, “You And I” diharapkan bisa menjadi lagu yang resonan bagi banyak pendengar—terutama mereka yang tengah dimabuk cinta atau justru berjuang mempertahankan hubungan
Secara musikal, “Bentang Sagara” menandai langkah eksperimental The Panturas dengan nuansa disko-pop Indonesia era LCLR 1978, disusun oleh Kuya dan produser Ricky Virgana (White Shoes and the Couples Company). Lagu ini menjadi satu dari dua track berbahasa Sunda di Galura Tropikalia, sekaligus yang paling personal
Berbeda dari lagu-lagu bertema perjuangan yang cenderung berat dan emosional, NA-Gara mengemas “Tetap Berlari” dengan aransemen musik yang ringan dan bernuansa ceria. Sentuhan ini membuat lagu terasa hangat dan membangun semangat, cocok untuk menemani hari-hari penuh dinamika
Bagi The Samo, rilisan ini bukan hanya sebuah lagu, melainkan deklarasi eksistensi mereka sebagai sebuah entitas artistik
Melalui “Penyangkalan – Acoustic”, for revenge ingin memperluas jangkauan musik mereka ke pendengar yang mungkin belum familiar dengan karya-karya keras mereka sebelumnya. Band ini juga tidak menutup kemungkinan untuk merilis lebih banyak versi akustik jika respons publik positif