Kisah Disutopia Dalam Album Perdana Featuz, Bertajuk ‘Humans And Everything In Between’
'Humans and Everything in Between' ditulis oleh Featuz dengan membawa sebuah konsep utopia yang diciptakan, lalu dirajut dengan indah melalui alunan musiknya
'Humans and Everything in Between' ditulis oleh Featuz dengan membawa sebuah konsep utopia yang diciptakan, lalu dirajut dengan indah melalui alunan musiknya
Di single “Superjet” Laser Gun terinspirasi dari kehidupan pada masa kecil saat memainkan hadiah pemberian kakek tercinta yang berupa miniatur pesawat jet
“Aluna” bercerita tentang kisah percintaan remaja yang tengah menghadapi pasangan yang bermuka dua
Rilisan ini akan terbagi menjadi beberapa produk, diantaranya: jersey, bucket hat, jacket, trackpants, syal, dan juga akan ada single terbaru bertajuk “Sambernyawa”
Berbeda dengan album ataupun karya-karya sebelumnya, untuk album ini Munthe lebih menekankan makna cinta yang dijejalkan ke setiap langkah proses kreatifnya
Secara garis besar album ini menggambarkan kepercayaan orang Taiwan atas dibangunnya sebuah peradaban. Dibuka dengan salah satu trek berjudul “Giant Stone Falling from The Sky” yang berkisah tentang jatuhnya sebuah batu besar dari langit dan mitos banjir
Album ini merupakan sebuah antologi romansa yang terdiri dari 10 cerita yang beragam, baik yang melintasi puncak-puncak yang indah, maupun yang melalui lembah-lembah gelap yang menghancurkan jiwa
“Axis of Blastbeats” menampilkan 12 lagu dengan amunisi 3 lagu baru dari tiap band tersebut. Pemilihan judul album kompilasi tersebut berangkat dari dasar pemikiran berikut. “Axis” berarti “poros” dan “Blast Beat” merupakan terminologi untuk teknik ketukan drum super cepat dalam musik metal ekstrim
Dari irama yang mengiringi di lagu "Social Sex Media", hingga melodi yang kental dengan energi di lagu "Terserah You" telah memberi gambaran bahwa Losing Game adalah sebuah komposisi yang memperlihatkan kekuatan dan emosi musik Dumbleed
Peraukertas berharap, semoga video musik dari single “Ufuk” ini berhasil menunjukkan semangat dan pesan yang ingin disampaikan oleh mereka kepada para penontonnya
“Saya ingin single terakhir sebelum album keluar merupakan cerita yang sangat membumi untuk menjadi pertanda bahwa pada akhirnya album ini tetaplah album Hindia, betapa pun beratnya tema besar di album kedua ini,” jelas Baskara
Dengan sentuhan magis, di album LIMBO ini White Chorus memadukan unsur pop elektronika, dance, R&B, dan rock hingga membentuk formula musik yang sukar didefinisikan namun tetap harmonis