Pasivic, “Stranded”, dan Transisi Menuju Dewasa
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Pasivic
Diakui oleh Pasivic jika melalui lagu “Stranded”, mereka ingin mencurahkan keresahan tentang seorang anak muda yang sedang merasa terjebak dalam transisi ke dunia dewasa, atau dalam kata lain mid-life crisis
Katanya masa muda masa yang berapi-api, di mana pencarian jati diri dan mimpi menjadi menu utama dalam kesehariannya. Masalah dan keresahan tentu ada diantaranya, ketika perjalanan menuju kedewasaan menjadi mutlak terjadi di setiap garis waktu setiap insan muda. Hal tersebut nampaknya diamini oleh Patra, Ridho, David, Ary, dan Fide yang sepakat mewadahi kreasinya lewat sebuah band bernama Pasivic. Menggaris bawahi pula tentang dilema dan dinamika anak muda menuju gerbang kedewasaan, mereka kemudian mencurahkan hal tersebut lewat sebuah lagu berjudul “Stranded”.
Diakui oleh mereka jika melalui lagu ini Pasivic ingin mencurahkan keresahan tentang seorang anak muda yang sedang merasa terjebak dalam transisi ke dunia dewasa, atau dalam kata lain mid-life crisis. Selain itu, diakui pula oleh mereka jika lagu ini juga menggambarkan perasaan masing-masing personil Pasivic atas apa yang sedang mereka rasakan seperti keadaan terjebak, buntu, dan tidak terarah. Keadaan seperti ini juga menghantui lingkungan terdekat seperti teman, pasangan, keluarga, serta banyak anak muda yang sedang mengalami fase transisi pencarian jati diri.
“Pada awal tahun 2021, bermula dari gitar-gitaran di tongkrongan, saya menemukan melodi yang kata Ridho itu cukup catchy dan saya memainkannya berulang-ulang, lalu Ridho menyadari bahwa melodi yang telah Saya buat cocok untuk intro sebuah lagu. Di waktu yang sama akhirnya kami mencoba menyusun konsep lagu nya.” Ujar Patra.
“Kami ingin membuat nuansa yang terkesan penuh emosi dan dipenuhi oleh mood yang berubah ubah, diawali dengan suasana misterius, lalu penyesalan, hingga amarah akan sebuah kesadaran yang sedang terjadi.” Ujar Ridho saat menceritakan secara singkat mengenai proses pembentukan lagu dan rekaman lagu “Stranded”.
Setelah semua take selesai, proses mixing dilakukan oleh Vicky sebagai sound engineer di Legato Studio bersama dengan Patra, Ridho, dan Ary. Lalu proses mastering dieksekusi secara mandiri oleh Vicky. Dengan jadinya hasil akhir dari lagu Stranded, semua personil berkumpul untuk mendiskusikan cover art untuk lagu ini. Banyak ide yang ditampung dari banyak referensi, sampai akhirnya mereka sepakat untuk menggunakan gambar yang menunjukkan sebuah peta yang bertemakan bajak laut dengan bekas lipatan perahu kertas yang dibuka.
Cover art ini menggambarkan sebuah pelayaran pertama Pasivic yang digambarkan dengan perahu kertas yang berlayar menghadap ke atas sebagai bentuk langkah kecil yang menuju ke sesuatu yang besar. Dengan adanya gambar kompas yang berada ditengah peta menunjukan perjalanan Pasivic yang terarah. Cover art untuk lagu ini disketsa oleh Ridho dan disempurnakan dalam bentuk digital oleh Jordan Satya yang merupakan temannya Ary. Simak lagunya melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)