Pelampiasan Sebuah Senjata Perang Dari Suku Bugis Oleh FrontXside
Rangkuman mengenai skema perperangan di kultur lokal, menjadi alasan mengapa single ini dimunculkan oleh FrontXside
Memasuki tahun 2018, ada satu kabar menarik dari penggiat musik di pulau Sulawesi, tepatnya di Kota Makassar. FrontXside, merupakan sebuah grup bercorak musik Hardcore, baru saja melepaskan sebuah single terbarunya yang mengangkat tema tentang sebuah senjata perang dari suku bugis, berjudul “Di Mata Badik”.
Untuk karya single yang nantinya juga akan menjadi jembatan menuju album penuhnya ini, FrontXside menceritakan sebuah asas perjuangan yang berkesan untuk suku bugis, yaitu lewat sebuah senjata bernamakan ‘Badik’. Merunut peran senjata tersebut ketika digunakan, jika Badik telah terlepas dari sarungnya dan terhunus, maka segala bentuk keserakahan, ketamakan beserta kemunafikan dari para penguasa tertundas olehnya. Kendati dengan perannya sebagai senjata, musik yang baru disuguhkan oleh unit hardcore asal Makassar ini mempunyai kekuatan seperti senjata Badik. Seperti menggerus dengan tempo cepat, bervariasi, serta riff-riff yang cadas pun tak luput diperdengarkan bagi setiap orang mendengarkan materi musiknya ini.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mengenai karya penjembatan dari FrontXside ke album penuh perdananya yang bertajuk Gnothi Seauton. Dan tak tanggung-tanggun, album tersebut nantinya akan dirilis oleh dua label asal dalam negeri, diantarany adalah Rock In Celebes (Makassar) dan Sepsis Records (Jakarta) dalam format cakram padat.
Comments (0)