Pengembaraan Kvmbaya Dimulai dengan “Dahaga Slamanya”

Pengembaraan Kvmbaya Dimulai dengan “Dahaga Slamanya”

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Kvmbaya

Kvmbaya merilis single perdana berjudul “Dahaga Slamanya. Single ini menjadi rilisan perdana Kvmbaya sejak terbentuk lima tahun silam

“Pada hakikatnya, kita semua pengembara,” ujar Kvmbaya dalam isi siaran persnya menjelaskan tentang single perdananya, “Dahaga Slamanya”, yang baru saja dirilis sejak lima tahun terbentuk, tepatnya tahun 2015 lalu. Kvmbaya dijalankan oleh penyanyi - penulis lagu juga seorang bassist kelahiran Lhokseumawe -Julyandra.

Andra sapaannya, pernah menimba ilmu musik di IMDI dan kini mengajar di sejumlah kursus musik di Ibukota. Sedangkan ketika berada di studio rekaman, Andra menulis, merekam, dan menyanyikan lagu-lagu yang menjadi materi Kvmbaya, dengan dibantu oleh beberapa teman-teman saat proses workshop.

Terbentuk pada tahun 2015 dari dinamika panggung-panggung di Jakarta bagian selatan, awalnya Andra menginisiasi visi mengenai grup instrumental bernafaskan blues dan jazz. Sejak itu pula, hari berganti bulan dan tahun, format musiknya berganti-ganti, hingga akhirnya Kvmbaya bermuara ke suara saat ini yang terdengar lebih tegas dan ekspresif.

Single bertajuk “Dahaga Slamanya” ini berkisah mengenai pencarian. Entah seberapa besar kemauan, kekuatan, dan hebtanya usaha mengarungi dunia untuk mencapai tujuan hidup, sebetulnya setelah mendapatkannya pun rasa tidak pernah puas akan terus menggelayuti – karena hidup selalu memiliki cara tersendiri untuk mengingatkan manusia bahwa semua hal yang kita lakukan dalam proses pencarian itu tidak akan pernah berakhir. Dan mungkin saja, ada beberapa individu yang meyakini bahwa misteri pencarian dalam hidup akan berakhir di fase kematian. Mungkin benar adanya, mungkin saja tidak.

Dalam “Dahaga Slamanya”, Kvmbaya seakan-akan membawa pendengarnya untuk berjalan-jalan ke berbagai tempat penjuru melalui hentakan djembe bercorak Nusantara, petikan gitar nylon serasa sedang menyantap makan malam di Praha, Eropa, isian cabikan contrabass di Broadwalk, Amerika dan vokal berkarakter rock khas Kvmbaya, di mana keseluruhan bebunyian tersebut dikemas dengan nuansa 90-an.

Lagu “Dahaga Slamanya” juga menjadi medium bagi Kvmbaya guna memperkenalkan format terkininya. Setelah selang beberapa tahun terakhir ragam jiwa datang dan pergi, saat ini Kvmbaya melaju pelan namun pasti dengan gawangan setia Andra, sosok yang senantiasa selalu ada sejak kali pertama Kvmbaya terbentuk. Untuk rekaman “Dahaga Slamanya” Kvmbaya dibantu oleh Pandji Putranda pada piano, Rifky yang memetik gitar nylon, serta Disto dan Jicho pada perkusi & cymbal.

“Dahaga Slamanya”, merupakan satu dari empat komposisi yang akan terdapat dalam EP debut Kvmbaya, yang mulai dapat dinikmati secara satu kesatuan pada awal tahun 2021. Mulai 20 Desember 2020 “Dahaga Slamanya” bisa didengarkan di berbagai layanan digital, yaitu Spotify, Deezer, YouTube, dan Apple Music.

BACA JUGA - STUDIO POP, Sebuah Kolektif Proyek Eksperimental

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner