Peraukertas Membuka Lanskap Cinta melalui Single Terbaru “Love Is Pure”

Peraukertas Membuka Lanskap Cinta melalui Single Terbaru “Love Is Pure”

Sumber foto : Diambil dari siaran pers Peraukertas

Berbeda dengan kisah-kisah yang sifatnya memberontak seperti Titanic dan Romeo and Juliet, "Love Is Pure" bermaksud menyampaikan bahwa tantangan dapat didekati dengan elegan melalui komunikasi yang baik

Mungkin sah-sah saja bagi mereka yang sedikit menjauh dari suasana musik bertemakan cinta, entah karena merasa jenuh atau mungkin sedang memiliki atensi lain. Akan tetapi tak dapat dipungkiri apabila cinta memang sangatlah dekat dan erat mengisi sela-sela nafas kehidupan. Cinta memang terkadang unik dan selalu membawa kisahnya sendiri, entah itu tentang kisah manis ataupun kisah tragis. Jika memang lagu-lagu bertema cinta seakan mudah dicerna, mungkin karena tema ini dirasa paling dekat dan nyata terjadi di kehidupan sehari-hari.

Peraukertas sebagai unit rock yang berbasis di kota Jakarta baru saja merilis single terbaru mereka yang diberi tajuk “Love Is Pure”. Dalam single ini mereka mengangkat kisah cinta yang seringkali terjadi dan bahkan benar-benar dialami oleh orang-orang di sekeliling mereka. Bahkan single “Love Is Pure” ini, akan menjadi jendela untuk melihat lebih luas lagi lanskap cinta yang akan tersaji di album mereka selanjutnya yang berjudul L.O.VE.

"Kita semua masih membutuhkan cinta dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu pendorong untuk menjalani hidup. Selain itu, industri musik sekarang udah lebih terbuka, kalo band kyk Peraukertas mungkin 4 sampe 5 tahun ke belakang rilis love song akan diketawain, kalo sekarang beda, semuanya udah semakin asik industrinya. Band-band seperti Navicula dan Hindia juga sudah merilis lagu-lagu tentang cinta, jadi ya kenapa nggak?," pungkas Candra Kim.

Proses kreasi lagu “Love Is Pure” sendiri berawal dari diskusi antar personil yang berujung pada cerita berkisar tentang memiliki pasangan yang tidak direstui oleh orang tuanya, seperti kisah Romeo dan Juliet, Titanic, Warm Bodies, bahkan melanjutkan warisan lagu "Siti Nurbaya" oleh Dewa 19. Pesan utama dari "Love Is Pure" adalah bahwa cinta itu murni dan tidak dapat dipaksakan. Itu menekankan kemurnian dan kealamian cinta, menyoroti bahwa tidak lagi pantas memaksakan pilihan hidup pada orang lain.

Berbeda dengan kisah-kisah yang sifatnya memberontak seperti Titanic dan Romeo and Juliet, "Love Is Pure" bermaksud menyampaikan bahwa tantangan dapat didekati dengan elegan melalui komunikasi yang baik. Sebuah kalimat dari liriknya berbunyi, "Ayah bunda kemari duduk bersamaku semeja, buka hati dengarkan anakmu bicara". 

"Love Is Pure" seluruhnya diproduksi sendiri oleh Candra Kim, Dimensi Hardi, dan Manjoy serta didampingi oleh Romano Jaya A&R FireFly Records. Single terbaru ini juga menandai babak baru karir bermusik Peraukertas bersama FireFly Records, setelah sebelumnya mereka bernaung di bawah label rekaman lainnya seperti Sweetspot Records Indonesia dan Universal Music Indonesia.

Single “Love Is Pure” telah tersedia untuk dinikmati di berbagai gerai musik digital pada umumnya seperti Spotify, single ini juga telah dilengkapi dengan sajian visual dalam format video musik yang telah tayang di kanal YouTube FireFly Record. Silahkan simak selengkapnya melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Ceritakan tentang Masa Lalu, Imajinasi dan Fantasi, Rasio Cosmoon Rilis "No One Feels Like To Me" sebagai Single Terbaru

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner