Perdana dari Rayhan Murtaza, Rocker Berjoget Ajojing “La Cassa Cosindo”

Perdana dari Rayhan Murtaza, Rocker Berjoget Ajojing “La Cassa Cosindo”

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Rayhan Murtaza

Dalam lagu “La Cassa Cosindo” Rayhan mencoba memasukkan nuansa musik tahun 70 hingga 80an dari the Bee Gees, Chic dan Duran Duran

Menepi jauh dari agresivitas vokal dan distorsi yang berasal dari kanal gitar, bas dan drum yang meraung, Rayhan Murtaza (gitaris dari grup musik NEAT) menebar keceriaan dengan merilis single pertamanya sebagai solois via “La Cassa Cosindo”, sebagai tembang penghangat lantai dansa, juga materi perdana demi ruang bereksplorasi sang rocker.

Lagu ini dibuat sebagai bentuk penghormatan Rayhan Murtaza untuk nama diskotek di salah satu pojok Kawasan Lapangan Merdeka alias Monumen Nasional; La Cassa Cosindo disingkat LCC. Pernah disambangi berbagai kalangan, dari kalangan jet set, tokoh publik, mahasiswa, pelajar, sampai jelata yang sedang diwabahi demam disko. Pula digemari muda-mudi Indonesia pada tahun 1970-an , konsisten berkelap-kelip hingga sekarang.  

Dalam proses kreatifnya, pembuatan lagu ini sangat dipengaruhi nafas disko lokal, nama seperti Groove Bandit dan Diskoria yang sedang gandrung tidak ketinggalan. Rayhan juga mencoba memasukkan nuansa musik tahun 70 hingga 80an dari the Bee Gees, Chic dan Duran Duran. Meskipun begitu Rayhan Murtaza tidak sepenuhnya menanggalkan sensibilitas rock di karya musik solo perdananya ini. Ada The Rollies dan Guruh Soekarno Putra yang diakuinya memberikan inspirasi besar.

Di lagu ini, sang rocker tidak berjoget ajojing sendirian, di mana Rayhan berperan sebagai penulis lagu sekaligus produser. Sedangkan untuk mastering dilakukan oleh Aditya Danudja. Cek Single “La Cassa Cosindo” di berbagai  gerai musik digital, atau melalui tautan di bawah ini. 

BACA JUGA - Semangat Penuh Warna di Single Terbaru Soundwave

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner