Perkenalan Kembali Larung dalam Formasi Baru Lewat "Matser"
Unit liar asal Tangerang, Larung hadir kembali dengan karya baru yang berbeda dengan karya sebelumnya. Tanpa tema spesifik dan menampilkan formasi terbaru, trio ini merilis "Matser", karya yang juga menjadi penutup produktivitas mereka di tahun ini.
Enam bulan "bersemedi" terhitung dari rilisnya karya terakhir, Larung akhirnya keluar dari sarang. Sebuah single berjudul "Matser" jadi karya yang didaulat oleh Larung untuk jadi karya terakhir menutup tahun 2020. "Matser" adalah lagu yang ditulis oleh Joshua JJ, dengan sumbangsih lirik dari Unay di chorus.

Jika dibandingkan dengan karya mereka sebelumnya "Calonarang", lagu "Matser" memiliki komposisi musik yang lebih sederhana. Pola umum pop industri: bait-chorus-bait masih mereka pakai, dengan permainan suara dari keras, ke sunyi dan kembali ke keras, seperti dinamika yang sempat populer di gelombang musik alternatif Amerika pada awal 90an. Untuk mereka, yang jadi pembeda estetis dengan rilisan sebelumnya terletak pada lirik, di mana tidak ada hal khusus yang dibahas di sini.
Selewat tentang Larung, kolektif musik ini dipertemukan di sebuah kampus seni (yang mereka sebut) paling mainstream se-Jakarta, dengan Unay (bas & vokal) dan Joshua (drum) sebagai sosok di baliknya. Awalnya, Larung memainkan kombinasi musik punk dan funk lewat drum dan bass. Seiring berjalannya waktu, mereka tumbuh liar dan akhirnya melepaskan diri dari identifikasi genre yang spesifik. Namun secara sound mereka menitikberatkan pada distorsi, gebukan drum yang agresif dan vokal yang melodius.
Kini, Larung betransformasi menjadi trio, dan bersamaan dengan itu juga terjadi perubahan posisi: Joshua JJ (gitar & vokal), Unay Okami (bas & vokal) dan Begeng (drum). "Matser" adalah karya pertama Larung dengan formasi terbaru, di mana Joshua JJ menjadi vokal utama dan Begeng di divisi drum. Lagu ini direkam dan di-mix oleh Bobby Aditya di NM Studio, sementara mastering oleh Gerard Rumintjap. "Matser" bisa dinikmati lewat layanan musik streaming, seperti Spotify dan Apple Music. Juga, mereka menyediakan "Matser" dalam rupa visual yang bisa disaksikan lewat kanal YouTube Larung.
Comments (0)