Perubahan Hidup Setelah Menikah Ditumpahkan Sal priadi di EP ‘Markers and Such’

Perubahan Hidup Setelah Menikah Ditumpahkan Sal priadi di EP ‘Markers and Such’

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Sal Priadi

Sal melepaskan apa yang ia rasakan, di mana ia hanya ingin menulis apa yang ia inginkan, sehingga muncul tema-tema seperti rumah, anak, dan istrinya

Salmantyo Ashrizky Priadi atau lebih dikenal dengan nama Sal Priadi adalah seorang musisi, penyanyi, penulis lagu dan aktor asal Malang, Jawa Timur. Dari tahun 2018 hingga 2020, selama tiga tahun berturut-turut Sal masuk dalam nominasi ‘Best Male Pop Artist’ AMI Awards. Juga pada tahun 2020 berhasil menjadi nominator pada ‘Billboard Indonesia Music Awards untuk ‘Best Collaboration Song of the Year’. Sebelumnya Sal telah merilis album penuh perdananya pada tahun 2020 yang berjudul Berhati dan EP Kumpulan Lagu Cinta pada tahun 2021.

Pada tahun 2022, tepatnya tanggal 18 Maret, Sal merilis EP Markers and Such. Mini album yang memuat tiga lagu yang masing-masing berjudul “Kita Usahakan Rumah Itu”, “Mesra-mesraannya Kecil-kecilan Dulu”, hingga “Lewat Sudah Pukul Dua, Makin Banyak Bicara Kita”. Menurut Sal sang pemilik lagu-lagu tersebut, ketiga judulnya memang tidak dipaksa efisien sekaligus berlapis arti. Ini adalah cerminan dari setiap liriknya yang bercerita begitu gamblang. Menurut Sal, pendengar akan memahami isi lagunya saat kali pertama mendengarnya.

Terdapat perbedaan tema serta penulisan lirik dalam karyanya saat ini, di mana Sal mengungkapkan bahwa ia sempat merasakan stress, karena harus menulis karya dengan nafas dan cara penyampaian yang sama dengan album pertamanya. Pada akhirnya Sal melepaskan apa yang ia rasakan, di mana ia hanya ingin menulis apa yang ia inginkan, sehingga muncul tema-tema seperti rumah, anak, dan istrinya.

Bercerita tentang lagunya yang berjudul “Kita Usahakan Rumah Itu”, menurut Sal hal itu adalah proyeksi rumah impian dirinya dan keluarga yang sedang dituju. “Mesra-mesraannya Kecil-kecilan Dulu” adalah bentuk kasih Sal sebagai seorang ayah kepada anaknya. Ia memilih kata, memilah nada, hingga meluapkan emosinya teruntuk khusus sang jagoan. “Lewat Sudah Pukul Dua, Makin Banyak Bicara Kita”, lagu ini merupakan tangkapan momen ketika Sal dan istri kerap melewati percakapan berarti hingga pukul dua pagi. Mereka relatif baru kenal, lalu menikah dan punya anak. Sehingga proses perkenalannya mereka lewati di masa ketika sudah menikah. Walaupun ketika pacaran, mereka sering berbincang hingga larut juga. Lagu ini menangkap momen tersebut. Dari obrolan menarik, menjadi semakin tertarik.

Dalam proses penggarapan Sal tidak sendiri, demi mewujudkan perasaannya pada lagu “Kita Usahakan Rumah Itu”, dan “Mesra-mesraannya Kecil-kecilan Dulu” Sal melibatkan musisi sekaligus produser Petra Sihombing. Sahabat, yang juga kini mengarungi cerita hidup serupa dalam urusan rumah juga buah hati. Kesamaan ini menghasilkan akselerasi proses kreatif untuk kedua lagu.

“Apa yang dibikin sama Petra itu tidak mengada-ada rasanya. Semua porsinya tepat. Ada kedewasaan yang muncul di pemilihan instrumennya,” kata Sal.

Sedangkan pada lagu “Lewat Sudah Pukul Dua, Makin Banyak Bicara Kita”, Sal melibatkan kolaborator kepercayaannya, yakni Mahatamtama Arya Adinegara dari kuartet pop Coldiac. Mahatamtama Arya Adinegara merupakan teman lamanya, semenjak dahulu mereka sering bertukar masalah percintaan.

Markers and Such, Pens, Flahdisks. Nama yang ditetapkan sebagai judul album penuh Sal Priadi selanjutnya. Diambil dari tulisan yang terdapat pada salah satu kotak sebuah laci kecil berbahan kayu pucat yang berdiri menyamping di antara sekian perabotan rumah milik Sal. Sal juga membocorkan bahwa setelah ini Ia akan menceritakan hal lain lewat Pens maupun Flashdisks. Namun sebelum itu, simak terlebih dahulu single “Kita Usahakan Rumah Itu” melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Bentuk Perhatian PALLEE Pada Muramnya Kisah Cinta Seorang Wanita

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner