“Planetarium”: Penanda Ditutupnya Rangkaian Tur dari The Jansen

“Planetarium”: Penanda Ditutupnya Rangkaian Tur dari The Jansen

Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers The Jansen

Pada single "Planetarium, The Jansen untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan seorang perempuan, menampilkan vokal utama dari solois berbakat asal Lombok, Mirakei

Gairah bermusik arus pinggiran memang selalu bisa menarik perhatian. Dengan karya-karya yang ‘anti-mainstream’, mereka – para pelaku musik arus pinggiran – mampu tampil percaya diri tanpa menghiraukan tren musik saat ini, dan salah satunya adalah The Jansen. Unit punk asal Kota Hujan yang terbentuk tahun 2015 ini mengusung gaya punk era 70-an, yang digawangi oleh Cintarama Bani Satria (vokal&gitar), Adji Satria (bass), dan Aduy (drum).

Setelah menelurkan beberapa album, kini The Jansen kembali menggeliat dengan merilis single anyar bertitel “Planetarium” pada 30 November 2022 lalu, sebagai lanjutan kerjasama dengan label rekaman Demajors. Pada single ini, The Jansen untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan seorang perempuan, menampilkan vokal utama dari solois berbakat asal Lombok, Mirakei.

“Mirakei itu hidden gem-nya Lombok, suaranya bagus. Kebetulan dia sepupu saya dan Tata. Musik Mirakei lebih pop-jazz, jadinya seru ketika bertemu dengan musik kami,” cerita Adji Pamungkas, sang pembetot bass.

Perilisan “Planetarium” sekalian menutup rangkaian tur Banalwisata yang dilaksanakan di Lombok pada tanggal yang sama. Lagu tersebut juga akan dinyanyikan secara live untuk pertama kalinya, lengkap dengan Mirakei pada vokal.

“Bakal ada Mirakei dan tentunya Nina Karina, gitaris dan vokalis latar yang baru bergabung menjadi anggota The Jansen. Tur ini menjadi peresmiannya, sekarang The Jansen jadi kuartet,” jelas Aduy, penggebuk drum The Jansen.

“Planetarium” merupakan lagu terakhir yang dicipta dan direkam dalam sesi album Banal Semakin Binal yang dirilis Juli lalu. Kini hadir untuk pertama kalinya di platform streaming digital setelah sebelumnya hanya tersedia di dalam rilisan compact disc (CD) album tersebut.

“Ada cerita kalau di akhir tahun ’70-an planetarium yang ada di Taman Ismail Marzuki juga dikenal sebagai tempat janjian transaksi narkoba. Tetapi lagu ini pada dasarnya adalah tentang rasa rindu terhadap pujaan hati,” ujar Tata sambil tersenyum.

Lagu “Planetarium” dari The Jansen sudah tersedia di seluruh platform musik digital.

BACA JUGA - Concise Memulai Langkah Menuju EP Lewat Single “Go”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner