“Promise Not to End It” : Sebuah Salam Perkenalan Dari Ladon
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Ladon
Melalui single “Promise Not to End It” Ladon menegaskan bahwa mereka ingin mengangkat tema yang berbeda dari sebagian besar band hardcore kebanyakan
Neville (vokal), Nvpis (drum), Arip (bass), Tomi (gitar), dan Firzi (gitar) tergabung dalam sebuah band hardcore asal Singkawang, Kalimantan Barat bernama Ladon. Band yang saja terbentuk pada pertengahan tahun 2021 ini langsung tancap gas merilis single perdana mereka yang berjudul “Promise Not to End It”, dengan paduan musik melodic hardcore sebagai salam perkenalan.
Lagu “Promise Not to End It” menceritakan tentang cuitan hati seseorang yang ditinggalkan dan dikhianati orang terdekatnya. Hubungan yang awalnya sangat asik berujung tragis hingga tidak ada yang tersisa disampingnya. Disusun dengan lirik bahasa inggris yang kompleks tetapi sederhana, mereka ingin menyampaikan makna yang mendalam namun mudah dimengerti untuk para pendengarnya.
Terinspirasi dari band-band macam More Than Life dan Modern Guns yang yang memiliki sound bass yang tebal dan drum yang bervariasi, mereka sepakat memilih memainkan musik melodic hardcore. Melalui single ini mereka menegaskan bahwa mereka ingin mengangkat tema yang berbeda dari sebagian besar band hardcore kebanyakan.
Mereka merekam single perdananya ini di Salt River Studios yang diproduseri oleh Ade Satria, dan saat ini lagu “Promise Not to End It” sudah bisa disimak di berbagai platform musik melalui @enamempatmusic. Sedangkan video musiknya bisa disimak melalui kanal Youtube Ladon.
Comments (0)