Psychedelic-Blues-Rock dalam 40.000 Mil

Psychedelic-Blues-Rock dalam 40.000 Mil

Merespon antusiasme penikmat musik rock, Sunsetkilla kembali merilis EP perdananya dalam format fisik yang berbeda.

Bermain-main dengan musik rock-psikedelia sejak April 2013, grup musik bernama Sunsetkilla merilis EP perdana mereka di awal tahun 2017. Mereka mengangkat nama 40.000 mil sebagai representasi dari perjalanan dan proses kreatif Sunsetkilla selama empat tahun. Mereka lalu menggabungkan beberapa elemen dalam musik rock di era tahun ‘60an yang dikombinasikan dengan eksperimen dari empat otak yang ada dalam Sunsetkilla, yaitu Krisna (vokal dan gitar), Azka (gitar), Davin (bass), dan Abeng (drum).

Pola yang sama kemudian dilakukan oleh Sunsetkilla. Setelah merilis 40.000 mil dalam format cakram padat, kini mereka memutuskan untuk merilis ulang EP ini dalam format kaset. Hal ini berkaitan dengan gelaran Cassette Store Day 2017. Mereka bekerjasama dengan label independen asal Bogor, yaitu Kick It Records yang merilis ulang EP ini dalam jumlah yang sangat terbatas.

Dirilis ulangnya EP ini juga menjadi respon dari Sunsetkilla atas antusiasme para penikmat musik yang menyimak Sunsetkilla. Animo ini terlihat lebih jelas ketika beberapa waktu yang lalu mereka menyambangi tiga kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bogor, dan Bandung untuk pertama kalinya melakukan tur lintas kota.

“Manusia”, “Mati Lampu”, “Jalan Besi”, dan “Modra” adalah empat lagu yang ada dalam 40.000 mil. Seluruh lagu dalam EP ini bercerita tentang kota kelahiran mereka, Bandar Lampung. Mereka mengungkap hal-hal unik yang ditangkap oleh mata dan memori, juga keresahan yang dirasakan selama berkutat di kehidupan yang mereka jalani di daerah Selatan pulau Sumatera.

BACA JUGA - Persembahan Dari Serigala Malam Untuk Sahabat dan Temannya di Balik Jeruji Besi

Alhasil, lagu yang mereka sajikan pun berbanding lurus dengan magnet inspirasi yang mereka pilih. Dari segi musik hingga lirik, Sunsetkilla menyajikan satu padu-padan unik, mengejutkan, dan gelap di waktu yang sama. Mereka mengkolaborasikan musik rock bertempo sedang dan pelan dengan unsur psychedelic yang dihasilkan dari efek-efek instrumen dan pola vokal, “akrobatik” lirik yang menarik, juga permainan slide guitar khas blues.

Foto diambil dari rilisan pers Sunsetkilla

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner