“Purple Dreaming” : Single Kedua Eastern Traffic yang Membahas “Self-Doubt”

“Purple Dreaming” : Single Kedua Eastern Traffic yang Membahas “Self-Doubt”

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Eastern Traffic

Berbekal nuansa lirik yang optimistik dan aransemen yang gelap, lagu “Purple Dreaming” dapat mengenalkan kepada generasi sekarang tentang bagaimana cara menyikapi “self-doubt” atau keraguan diri dari lingkungan yang meragukan

Penghujung bulan Februari sepertinya menjadi waktu yang banyak dipilih untuk mempromosikan karya terbaru dari banyak musisi, salah satu yang memilih tanggal 28 Februari 2022 sebagai tanggal rilis karya terbarunya adalah Eastern Traffic. Band yang mengusung musik british rock dari Yogyakarta yang digawangi oleh Alun Astoto (drum), Bayu Bawono (gitar), Yudhistira Gangga (gitar synth), Arista Sahda (vokal), dan Anton Saputra (bass).

Setelah single terakhirnya yang berjudul “Heaven” dirilis tahun 2021 lalu, Eastern Traffic kini muncul dengan single keduanya yang berjudul “Purple Dreaming.” Sebuah lagu yang menceritakan tentang memulai cara lain dari lingkungan yang ‘tidak menguntungkan’ bukan dengan cara meratapi nasib, namun dengan cara menumbuhkan kepercayaan diri yang tinggi. Berbekal nuansa lirik yang optimistik dan aransemen yang gelap diharapkan “Purple Dreaming” dapat mengenalkan kepada generasi sekarang tentang bagaimana cara menyikapi “self-doubt”, atau keraguan diri dari lingkungan yang meragukan.

Konsep musik yang coba ditawarkan kali ini terasa lebih dewasa, ditambah kehadiran sang vokalis baru, Arista Sahda (Rista) yang datang membawa angin segar bagi Eastern Traffic. Rista mengisi single kedua ini dengan apik, sehingga pesan yang coba disampaikan terdengar begitu lugas dan menarik, meski liriknya berbahasa inggris. Kecerdikan Rista mengisi setiap pattern vokal menambah syahdu lagu ini, sehingga dapat menghanyutkan siapapun yang mendengarkan lagu-lagu terbaru dari Eastern Traffic.

“Purple Dreaming” merupakan lagu lama yang awalnya berjudul “Luck in Crime”, lalu kemudian 80% aransemen diubah oleh Gangga dan 100% lirik ditulis ulang oleh Rista. Semua proses rekaman instrumen dikerjakan di Species Room, sementara recording vocal direkam di Polarity Audio. Pengerjaan mixing dan mastering dikerjakan oleh Ian Anatha di Polarity Audio. Sementara artwork kali ini dipercayakan kepada Rajendra Raga. Single ini adalah langkah lanjutan untuk album Eastern Traffic yang berjudul Innocent Moves yang akan dirilis tahun ini.

BACA JUGA - Fightout Rilis Musik Video Eksklusif di Bioskop

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner