Rangkum Sisi Gelap dan Terang Siklus Percintaan, Voxxes Rilis Debut Album
Sumber foto : Diambil dari siaran pers Voxxes
Voxxes juga mengingatkan, album ini akan membuat para pendengarnya larut dalam kisah pengalaman cinta dan sebuah hubungan melalui setiap lagu di dalamnya
Seperti apa yang telah digariskan tuhan yang maha kuasa, manusia menjalani kehidupan ini berdampingan bersama pasangannya masing-masing. Dua orang dengan preferensi berbeda berkompromi untuk saling melengkapi satu sama lain. Dalam merajut sebuah hubungan yang diisi oleh dua kepala berbeda ini tak jarang menemui berbagai lika-liku. Namun, dapat diyakini bahwa hal ini merupakan bagian dari sebuah siklus hembusan kisah yang dirajut bersama, menebus fase demi fase sebagai wujud mengimani sebuah harapan dan cinta kasih.
Menggaris bawahi tentang siklus dan fase dalam sebuah hubungan, fenomena ini menjadi muatan materi yang merangkum album milik Voxxes bertajuk Zero Hour. Album ini merupakan album perdana bagi band yang digawangi oleh Qashmal Zhafari / Zhafari (Vokal), Faishal Tanjung / Tanjung (Keyboard), Muhammad Abbyan Nur Faizy / Abbyan (Gitar), Rayhan Rizki / RR (Produser), dan Resky Pratama / Eky (Drum).
Voxxes diketahui sebelumnya telah merilis beberapa karya musik diantaranya, satu buah mini album / EP bertajuk What the Night Will Be dan deretan single sebagai penghubung menuju album perdana ini antara lain, single “Fences”, “Paris”, “Without You” dan “Spend the Night”. Karya-karya yang telah Voxxes luncurkan ini disambut hangat dan direspon baik oleh para penggemar musik di tanah air.
Selain diisi keempat single tadi yang lebih dulu dirilis, album Zero Hour sisanya dilengkapi dengan materi segar yang terdiri dari “Sunshine Peach Tea”, “Moonlight”, “Zero Hour”, “Lemonade”, “Forever Now” dan “Half Empty”. Lagu “Lemonade” didaulat sebagai lagu yang menjadi sorotan pada album perdana Voxxes ini. Hampir dari seluruh lagu di album Zero Hour ditulis oleh Zhafari dan diproduseri oleh RR.
Sebagai bentuk perkenalan melalui album perdana ini, Voxxes menyajikannya dengan konsep yang unik. Album Zero Hour ditawarkan dengan konsep dua sisi melalui dua nuansa yang berbeda, mengibaratkan siang dan malam. Dua sisi bagian, terbagi menjadi lima lagu pertama dan lima lagu terakhir pada album ini.
Voxxes meluruskan, konsep ini ditujukan untuk memberikan gambaran bagi para pendengar tentang bagaimana siklus cinta dan sebuah hubungan yang kadangkala tak selalu berjalan mudah dan sesuai rencana. Voxxes menyuguhkan suasana kegembiraan dan berbagai sensasi kesenangan pada lima lagu pertama, sementara lima lagu terakhir dibalut dengan nuansa penuh emosional dan kepiluan.
“Album ini ngebahas tentang cycle of love. Selayaknya hubungan yang di dalamnya ada fase jatuh cinta, senang-senang. Ada fase patah hati, ada fase sedih, dan marahnya juga. Semua fase yang terjadi di sebuah hubungan,” pungkas Zhafari.
Tak hanya seputar narasi kuat dan konsep menarik yang Voxxes bagi melalui 10 lagu tentang siklus cinta dan hubungan yang memiliki lapisan fase. Voxxes merancang album Zero ini secara matang dengan memperluas eksplorasi musik, penggunaan sound elektronik mulai dari synthesizer, drum, hingga keys untuk menampilkan nuansa musik pop 80-an yang kental, menjadi warna musik yang mereka pancarkan.
“Selain penulisan lirik yang sempet nge-stuck, salah satu obstacle terbesarnya adalah produksi musik yang jarak jauh, karena kita semua kebetulan tinggalnya berjauhan. Bahkan bukan cuma jarak, tapi juga ada kendala waktu yang susah banget ketemu,” imbuh RR.
Tak hanya menjadi debut album, yang mereka garap secara mandiri dan memakan waktu yang relatif panjang. Selain menjadi pengalaman berharga bagi mereka, album ini telah menjadi acuan Voxxes kedepannya sebagai medium pembelajaran, terutama dalam hal pembuatan serta penulisan lagu secara penuh.
Voxxes juga mengingatkan, album ini akan membuat para pendengarnya larut dalam kisah pengalaman cinta dan sebuah hubungan melalui setiap lagu di dalamnya. Album Zero Hour telah resmi beredar sejak 28 Juni 2023 di berbagai layanan musik digital, bersamaan dengan peluncuran video liriknya di kanal YouTube. Nantikan pula showcase album Zero Hour yang rencananya akan diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang.
Comments (0)