Rebecca Reijman Kembali Hadirkan Balada Ikonik “MAAFKAN AKU MENCINTAI KEKASIHMU” dalam Versi Digital

Rebecca Reijman Kembali Hadirkan Balada Ikonik “MAAFKAN AKU MENCINTAI KEKASIHMU” dalam Versi Digital

Setelah sempat merilis single “Rekah Merayu” pada Oktober lalu, penyanyi, penulis lagu, sekaligus model berdarah Belanda, Rebecca Reijman, membuka awal tahun 2024 dengan sebuah langkah penuh nostalgia. Rebecca kembali menghadirkan lagu lamanya, “MAAFKAN AKU MENCINTAI KEKASIHMU”, dalam format digital. Lagu balada klasik yang penuh emosi ini bukan sekadar reissue, melainkan bagian dari rangkaian menuju peluncuran mini album terbarunya yang sudah dinanti.

Dirilis pertama kali pada tahun 2006 sebagai bagian dari album debutnya Kata Hati, lagu ini mengangkat kisah cinta segitiga yang rumit dan menyayat hati. Liriknya menceritakan dilema seorang perempuan yang jatuh cinta pada suami sahabatnya sendiri. Dengan sentuhan orkestra klasik yang megah dan vokal dinamis khas Rebecca, lagu ini berhasil menampilkan nuansa dramatis yang menyentuh.

Tak hanya menawarkan musikalitas yang kuat, lagu ini juga menjadi hasil kolaborasi dua nama besar dalam industri musik Tanah Air: Dewiq sebagai penulis lagu dan DJ Sumantri sebagai produser. Keduanya sukses membalut kisah cinta yang pahit ini menjadi komposisi yang begitu emosional dan elegan.

Kiprah Rebecca di dunia musik sendiri bukan hal yang baru. Kariernya dimulai sejak kecil, dengan pendidikan musik sejak usia 8 tahun dan debut rekaman di Belanda pada usia 12. Ia kemudian merilis album perdananya di Indonesia pada tahun 2006 dan sejak itu terus aktif dalam skena musik lokal.

Selain kiprahnya sebagai musisi, Rebecca juga dikenal berprestasi. Ia pernah meraih penghargaan dari Majalah Rolling Stone Indonesia sebagai “Artis Paling Sensasional” pada 2010. Karyanya yang lain, “Clouds”, bahkan masuk nominasi “Video Musik Terbaik” pada 2021 dan memenangkan penghargaan dari James Christopher Jury untuk kategori lagu eksperimental.

Dengan dirilisnya kembali “MAAFKAN AKU MENCINTAI KEKASIHMU” dalam versi digital, Rebecca tidak hanya menghidupkan kembali karya ikoniknya, tetapi juga memperkuat eksistensinya sebagai musisi dengan warna suara dan pendekatan artistik yang autentik. Lagu ini bisa menjadi pengantar sempurna menuju babak baru kariernya lewat mini album yang segera datang.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner