Riuh Sunyi Kisahkan Kehilangan dalam Single

Riuh Sunyi Kisahkan Kehilangan dalam Single "Bisik"

Foto dan artwork didapatkan dari siaran pers. Kredit tidak disertakan.

Di karya terbarunya, Riuh Sunyi terdengar lain. Suasana muram dan cenderung gelap terasa nyata dalam single "Bisik". Ini adalah sebuah lagu tentang kehilangan yang terasa berat, namun kita tidak bisa berlarut-larut terlalu lama di dalam duka.

Daniel Samarkand dan Fia dalam duo Riuh Sunyi melepas single ke-empatnya. Setelah "Tersembunyi Rahasia", "Peluk" dan "Perangkai Rangka", kali ini "Bisik" jadi karya yang mereka bawa ke khalayak di bulan Maret 2021. Lagu ini ditulis bersama oleh keduanya, namun untuk lirik ditulis oleh Daniel.

Lagu "Bisik" mengisahkan tentang sebuah kehilangan. Bahwa kehilangan itu pasti berat, namun kita tidak bisa berlarut-larut terlalu lama di dalam duka. Pada akhirnya, kita harus menjalani kehidupan yang tak akan berhenti menawarkan berjuta warna bersamanya.

Sejalan dengan isinya, lagu ini memang diciptakan dengan aransemen musik yang cukup melankolis. Tidak seperti karya Riuh Sunyi yang lain, "Bisik" terdengar muram dan cenderung gelap. Ternyata, kisah di balik perekaman lagu ini memang tergambarkan nyata dalam lagu: lagu ini direkam di saat yang tidak mudah. Meski begitu, Riuh Sunyi tetap berusaha memberi pesan mendalam di tiap baitnya.

Untuk penggarapan single "Bisik", Daniel dan Fia turun langsung sebagai produser dan penata musik. Mereka kemudian menunjuk seorang gitaris berkarakter kuat untuk memberi nyawa dan warna pada lagu tersebut. Adalah Vega Antares, sosok gitaris yang mereka rasa cocok untuk dilibatkan di lagu "Bisik". Selain Vega, ada pula dua nama lain yang mereka pilih untuk mengisi nyawa ritmis, yaitu Dodit pada instrumen bas dan Gaung Granito pada instrumen drum.

BACA JUGA - Angkat Tentang Persahabatan, Antoni Sidjabat dan Dhira Bongs Lepas “Sincere”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner