Rub Of Rub Muncul dan Berkenalan Lewat ‘Ruang Waktu’
Sumber foto : Rub Of Rub
Untuk ranah kota Bandung saat ini, khususnya musik Dub, hanya Rub of Rub yang layak dinikmati karena mereka menawarkan musikalitas ala pantai berbalut nuansa antariksa.
Damian Marley memang cukup hebat dalam memperkenalkan Dub ke banyak orang, sehingga mempengaruhi empat orang lelaki menciptakan proyek musik bernamakan Rub Of Rub pada 2014 lalu di Bandung. Dan beberapa waktu lalu debut mini album mereka pun dirilis oleh La Munai Records yang bertajuk Ruang Waktu, sekaligus menjadi salam perkenalan dari mereka untuk penikmat musik lokal dalam format fisik berupa kaset pita tepatnya pada gelaran RSD 2018 April lalu.
Sebelumnya Rub Of Rub juga berkontribusi dengan beberapa musisi serupa dengannya bertajuk REGGAE DUB Live Recording Session Cilanguk Art District August 23’2017 (Dub House Records). Didalamnya, Rub Of Rub berada satu kompilasi bersama John Brown dan Tomcat & Jerry.
Ruang Waktu sendiri merupakan langkah awal bagi perjalanan Rub Of Rub dalam memperkenalkan karya musiknya. Di dalamnya berisikan tiga lagu yang jika menemukan penampilan mereka di beberapa gigs lokal mungkin cukup sering dibawakan, seperti diantaranya “Ruang Waktu”, “Lepas” dan “Lentur”. Ketig lagu ini membicarakan tentang apa yang sebenarnya mereka kerjakan, yang tidak akan pernah membohongi medium ruang. Serta waktu, menjadi tolak ukur kejadian yang sempat di rasaka. Hampir seluruh materi yang terdapat dalam mini album ini memiliki benang merah yang serupa, yaitu iringan Reggae yang santai berbalut dengan nuansa antariksa dari permainan synth serta pantulan vokal Echo yang disebarkan berulang-ulang menjadi daya tarik tersendiri menikmati musik Rub of Rub.
Selain dalam format fisik, Ruang Waktu juga dirilis dalam format digital yang saat ini telah disebarkan dibeberapa platform musik streaming seperti Spotify, Deezer, dan Apple Music.
Warna musik Rub Of Rub cukup unik untuk ranah Reggae/Dub saat ini. Karena bisa dikatakan genre ini sangat kurang generasinya, terlebih Bandung dan munculnya kelompok musik ini seperti munculnya harapan baru bahwa musik Reggae/Dub di Kota Kembang. Semoga saja dengan munculnya Rub of Rub dapat menjadi gambaran positif bagi penggiat musik serupa dengan mereka, agar muncul dan meramaikan khasanah musik indiependent.
Comments (0)