Rujuk Rindu Pusakata dan Payung Teduh membentuk Parade Hujan, Spontan Merilis Single Perdana “Datang”

Rujuk Rindu Pusakata dan Payung Teduh membentuk Parade Hujan, Spontan Merilis Single Perdana “Datang”

Sumber foto : Diambil dari siaran pers Parade Hujan

Selain mengangkat tema soal perjumpaan dan kembalinya Comi, Cito, Ivan dengan Is. Lagu ini juga bercerita tentang kerinduan untuk kembali berkarya bersama, pasca mereka berpisah

Kepergian sosok seorang Is yang meninggalkan bandnya Payung Teduh, dan memutuskan untuk bersolo karir sebagai Pusakata, saat itu cukup menuai perhatian dan menimbulkan begitu banyak pertanyaan di khasanah kancah musik lokal. Setelah beberapa tahun mereka berpisah, pada akhirnya mereka tampil dengan format reuni di panggung Synchronize Fest 2022 lalu. Pusakata dan Payung Teduh kembali menyapa para penggemar untuk pertama kalinya dalam satu penampilan. Dari perjumpaan tersebut mulai lah timbul kembali benih-benih kebersamaan diantara mereka untuk kembali merajut asa bermusik.

Ikatan persahabatan yang terlalu kuat nyatanya meluluhkan ego Payung Teduh dan Pusakata untuk kembali hidup bermusik bersama dengan menghembuskan nafas baru sebagai Parade Hujan. Perjumpaan Is dengan Comi, Cito dan Ivan setelah sekitar lima tahun berpisah, secara spontan dituangkan Is kedalam lirik dan lagu yang berjudul “Datang”, lagu ini juga sebagai karya perdana mereka untuk menempuh babak baru sebagai Parade Hujan.

Lagu “Datang” juga didaulat untuk menandai perayaan kerinduan persahabatan mereka yang kembali direkatkan oleh kekuatan bermusik. Begitu pun dengan pemilihan nama Parade Hujan yang dimaknai lebih mendalam secara filosofis. Hujan yang berarti berkah, sehingga Parade Hujan mengemban makna ‘parade berkah’. Selama lima tahun berpisah, masing-masing baik itu Payung Teduh ataupun Pusakata mereka tetap tak berhenti mengeluarkan karya. 

Payung Teduh tanpa Is sempat merilis album, Mendengar Suara di tahun 2018. Is sendiri dengan moniker Pusakata sempat merilis album Dua Buku (2019) dan Mesin Waktu 2020 (2022) serta beberapa single. Setelah ini dan kedepannya, kedua proyek musik ini masing-masing akan masih berjalan beriringan dengan Parade Hujan sebagai projek rujuk rindu mereka.

Kembali menebar karya sebagai Parade Hujan melalui lagu perdana “Datang”, materi ini sebelumnya telah mereka tampilkan di atas panggung Synchronize Fest 2023 lalu untuk pertama kalinya. “Datang” telah menjadi catatan penting bagi cetak biru perjalanan bermusik mereka, bahkan lagu ini disajikan dengan isian yang terasa lebih segar. Terdengar dari bebunyian instrumen elektrik yang dominan, namun tetap memancarkan aura nuansa pop yang masih kental. Juga dengan lantunan dan lagam notasi vokal Is, yang mengikat irama dan menghasilkan musik Parade Hujan yang terdengar lebih baru.

Berbicara soal proses jadinya lagu ini, mereka pun menyatakan. Proses penulisan lagu “Datang” dimulai saat persiapan menjelang penampilan perdana bersama Payung Teduh dan Pusakata. Menurut Cito sejak reuni November tahun lalu sebetulnya opsi lagu-lagunya sudah banyak. Mereka sudah saling berkirim lagu-lagu. Tapi yang terpilih adalah lagu ini, yang tercipta akibat pertemuan pertama mereka setelah lima tahun berpisah.

Selain mengangkat tema soal perjumpaan dan kembalinya Comi, Cito, Ivan dengan Is. Lagu ini juga bercerita tentang kerinduan untuk kembali berkarya bersama, pasca mereka berpisah. Hal ini bahkan tertuang jelas dalam liriknya melalui bagian lirik, “Kini tibalah saat / kita kembali menghiasi hidup / melanjutkan semua mimpi /menebar keindahan / Dan kita rayakan semua rindu / berjalanlah bersamaku,”.

Single perdana Pusakata dan Payung Teduh sebagai Parade Hujan yang bertajuk “Datang” telah dilepas secara digital melalui layanan streaming musik online pada umumnya seperti Spotify. Para penggemar akhirnya kembali dapat menikmati karya mereka dengan formasi rujuk rindu Payung Teduh versi awal melalui Parade Hujan. Kedepannya pun berbagai kemungkinan terbuka dan akan mereka jalani secara mengalir. Selain sebagai pemuas rindu, Parade Hujan berencana akan merilis single-single lain yang berujung pada album penuh.

BACA JUGA - Hursa Berikan Nafas Segar menuju Fase Baru, melalui Single “Sudah, Biar Kami Yang Pergi”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner