Sabiella Maris Merilis Lagu Dari Sudut Pandang ‘Pendosa’
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Sabiella Maris
“Sebenarnya lagu ini adalah peringatan buat aku, agar tidak menganggap sepele semua hal, khususnya orang yang banyak membantu kita, apapun itu” ujar Bela menjelaskan isi lagu berjudul “Drop Someone a Line” tersebut.
Sabiella Maris atau arab disapa Bela. Solois asal Malang ini kembali mempertegas kotanya sebagai pencetak bibit-bibit solois berkualitas mumpuni. Menjadi sebuah gelombang baru yang bukan tidak mungkin mengalahkan dominasi Bandung dan Jakarta yang kadung dikenal sebagai barometer musik di Indonesia. Lewat single berjudul “Drop Someone a Line”, Bela mempertajam karakter musiknya, dengan isian lirik yang terbilang personal dan dalam.
Lewat rilisan pers nya Bela melontarkan pertanyaan tentang pernahkah kita memikirkan banyak hal sebelum tidur, termasuk memikirkan seseorang yang telah banyak berjasa di perjalanan hidup kita, namun orang itu kita anggap remeh lalu kita sakiti? Berdasar pada pertanyaan itu, Bela menuliskan sebuah lagu yang mewakili sudut pandang sebagai pendosa lewat lagunya.
Diakui oleh Bela jika lagu berdurasi 4 menit tersebut sebenarnya sebuah pengalaman pribadinya. “Sebenarnya lagu ini adalah peringatan buat aku, agar tidak menganggap sepele semua hal, khususnya orang yang banyak membantu kita, apapun itu” ujar Bela .
Ditambahkan pula olehnya jika dalam proses kreatifnya, lagu ini ditulis dalam waktu satu hari. Selain itu, Bela juga melibatkan nama Bambang Iswanto (The Morning After), sebagai orang yang membantunya dalam produksi rekaman, dengan memakan waktu 2 bulan, karena di lagu ini Bela hampir memainkan semua instrumen untuk kebutuhan musik di lagu ini sendirian.
Jadi apakah “Drop Someone a Line” bisa menemani rasa menyesalmu sebelum terlelap dan kamu bisa bangun dengan rasa tidak berdosa lagi? Temukan jawabannya melalui tautan di bawah ini
Comments (0)