Serdadu Sam Interpretasikan Ulang Lagu “Setengah Tiang” Karya Harry Roesli

Serdadu Sam Interpretasikan Ulang Lagu “Setengah Tiang” Karya Harry Roesli

Sumber foto : Diambil dari siaran pers Serdadu Sam

Serdadu Sam menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berpikir untuk berusaha membuat versi yang lebih bagus dari aslinya. Baginya, lagu ini telah dituangkan dengan apik oleh seorang Harry Roesli

Musisi yang lahir dan besar sebagai generasi saat ini tak luput dari besarnya pengaruh musik dari musisi-musisi legendaris yang berjaya di masa lalu dan karyanya hidup bahkan populer hingga saat ini. Begitu pula dengan Serdadu Sam sebagai musisi generasi saat ini yang besar ditemani oleh karya-karya musik dari Harry Roesli, dan kali ini dirinya berkesempatan untuk mengapresiasi lebih terhadap salah satu karya beliau dengan menginterpretasikan ulang lagu yang berjudul “Setengah Tiang”.

Solois yang kini bermukim di Ibu Kota, sejak awal memang berniat dan memilih untuk mengaransemen ulang lagu “Setengah Tiang” yang dulu dirilis oleh Harry Roesli pada tahun 1978. Serdadu Sam menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berpikir untuk berusaha membuat versi yang lebih bagus dari aslinya. Baginya, lagu ini telah dituangkan dengan apik oleh seorang Harry Roesli, Serdadu Sam hanya berpikir untuk mencoba bagaimana jika dirinya memegang kendali untuk memproduksi lagu ini.

“Memang banyak musisi dan karya legendaris yang saya kagumi di Indonesia, namun karena saya dibesarkan di Bandung, saya memilih karya dari Harry Roesli yang memang merupakan sosok seniman besar yang sangat lekat dengan kota Bandung,” ujar Serdadu Sam.

“Mungkin sulit dimengerti jika anda tidak tumbuh di Bandung, tapi saya selalu merasa kembali berada di Bandung yang mendung setiap mendengarkan lagu-lagu beliau,” tambahnya lagi.

Sebelum mencoba merumuskan aransemen baru versinya sendiri, setiap jengkal melodi dan lirik yang tertuang dalam “Setengah Tiang” telah ia resapi. Serdadu Sam melakukan sedikit perubahan struktur lagu dan sedikit menaikan tempo untuk menambah unsur dinamis pada lagunya. Terdapat pula bagian solo keyboards dan permainan mute trumpet untuk memberikan rasa yang diinginkan oleh Serdadu Sam dari lagu versinya tersebut.

Proses kreatif interpretasi ulang lagu “Setengah Tiang” ini diawali dengan cara Serdadu Sam membuat demo terlebih dahulu sebagai guide utuh dari lagu ini untuk kemudian dikerjakan bersama dengan musisi-musisi kontributor andalannya, yaitu, Dave Lumenta yang mengisi keyboards dan bass, Denny Chasmala pada gitar, Rama Moektio pada drums serta Brury Effendy pada terompet.

Selain mengisi vokal utama dan tambahan beberapa bagian synthesizer dan drum loop, Serdadu Sam juga mengisi bagian kor pada lagu ini bersama dengan teman-temannya, Fay Ismail, Diki Satya, dan Andi Pey. Seperti lagu-lagu sebelumnya, lagu ini juga diproduseri Serdadu Sam bersama dengan Fay Ismail.

“Seperti biasa, saya sangat menikmati proses produksi seperti ini, dimana saya menyiapkan guide lagu yang utuh untuk kemudian dilengkapi oleh isian dari setiap musisi yang terlibat di dalamnya. Hasilnya selalu menyenangkan dan penuh kejutan karena musisi yang terlibat tidak hanya sekedar mengisi bagian mereka, tapi seperti berbicara dengan gaya khas mereka masing-masing melalui instrumennya,” pungkas Serdadu Sam.

Serdadu Sam juga menyatakan bahwa dirinya telah berkomunikasi dan telah mendapatkan izin dari pihak keluarga dari Harry Roesli sebagai ahli waris sehubungan dengan pengerjaan ulang lagu “Setengah Tiang” ini. Ia pun bersyukur atas sambutan hangat dari pihak keluarga Harry Roesli dalam upaya mendapatkan izin untuk memproduksi ulang lagu ini.

Saat ini lagu “Setengah Tiang” yang dirilis ulang oleh Serdadu Sam, telah dilengkapi dengan sajian visual berupa video musik yang digarap oleh Aria K dari 62Cult, tayangan dalam video musik tersebut sepenuhnya dikerjakan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence untuk dapat mengekspresikan secara utuh lagu “Setengah Tiang” versi Serdadu Sam ini.

Secara bersamaan per tanggal 20 Oktober 2023 ini, single terbaru “Setengah Tiang” dirilis ke permukaan melalui jaringan distribusi label rekaman Demajors Records. Setelah merilis mini album Rencana Tiga Belati pada awal tahun lalu, dimana salah satu lagunya, “Agrippina”, berhasil dinominasikan pada ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) 2022 untuk karya produksi progressive terbaik. Kedepannya Serdadu Sam pun mengabarkan bahwa dirinya telah menargetkan untuk dapat merilis album penuh pertamanya pada tahun depan.

“Sebagian materi sudah selesai diproduksi dan akan ada beberapa lagu lagi yang akan mulai diproduksi dalam waktu dekat yang nantinya akan menjadi bagian dari album tersebut,” tutup Serdadu Sam.

BACA JUGA - Drizzly dan Moongazing and Her Berbagi Kenangan Masa Remaja dalam Kolaborasi Split EP ‘Best Prom Ever’

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner