Setelah Lama Dinanti, Diskografi Sajama Cut Tersedia di Spotify
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Sajama Cut
Gue bukan orang yang meromantisasi masa lalu terlalu banyak, dan gue senang bahwa Sajama Cut, Strange Mountain, The Knife Club, Roman Catholic Skulls, dan projek-projek musikal gue lainnya menjadi bagian dari zaman - apapun bentuknya itu - Marcell Thee
Sajama Cut, grup musik indierock asal Jakarta yang dibentuk pada tahun 1999, dan dikenal sebagai salah satu grup musik yang mempelopori gerakan bawah tanah musik independen awal 2000-an kembali hidup. Khususnya jenis musik alternative. Kini, masih dimotori oleh sosok multitalenta; Marcel Thee (vokal/multi instrumen), Dion Panlima Reza (gitar), Banu Satrio (drum), dan Hans Patria (kibor) – Sajamacut merilis Diskografi yang sudah dapat dinikmati melalui pelantar layanan digital; Spotify.
Pendengar dapat memutar seluruh karya milik Sajama Cut. Mulai dari album penuh pertamanya yang berjudul Apologia, album kedua The Osaka Journals yang mendapatkan banyak ulasan positif, album ketiga Manimal yang memiliki nomor sahih "Twice" (Rung The Ladder), hingga album remix Le Internationale, yang dirilis tahun 2008, serta karya-karya paling anyar seperti “Hobgoblin “ juga ”Softcore”, yang kini juga tersedia di kanal musik/aplikasi tersebut.
Ada alasan mengapa baru sekarang diskografi Sajama Cut tersedia di Spotify, “Gue pribadi tumbuh di era rilisan fisik adalah medium utama untuk mendengarkan rekaman-rekaman favorit gue. Bagi gue, ada kedalaman pengalaman yang nilainya abadi ketika menunggu rilisnya sebuah album, membelinya, dan mendengarkannya sambil membaca dan melihat liner notes dan cover-nya. Tapi pada saat yang sama, ada juga sesuatu yang tidak terpungkiri magis-nya dan efisiennya dari tersedianya album apa saja dalam perpustakaan musik digital jaman sekarang. Gue bukan orang yang meromantisasi masa lalu terlalu banyak, dan gue senang bahwa Sajama Cut, Strange Mountain, The Knife Club, Roman Catholic Skulls, dan projek-projek musikal gue lainnya menjadi bagian dari zaman - apapun bentuknya itu,” kata Marcel.
Bagi diehard fans yang mengikuti perjalanan musik Sajama Cut, mereka jugalah pemilik andil dan faktor lain karya-karya grup musik yang pernah mengisi soundtrack film drama komedi romantis - Janji Joni (2005) – dibintangi Nicholas Saputra, Mariana Renata, dan Rachel Maryam besutan Joko Anwar tersebut berada di ranah digital.
“Kita udah sering mulai melihat, mendengar, dan mendapatkan pesan-pesan dari fans-fans baru, yang kebanyakan mengenal kita dari Spotify dan lain-lain. Ini sesuatu yang gue rayakan,” lanjut Marcel. Diskografi Sajama Cut di Spotify bisa dinikmati di tautan berikut ini.

Comments (0)