Simak Sebuah Pergumulan Gelombang Gelap Dari GALV

Simak Sebuah Pergumulan Gelombang Gelap Dari GALV

Sumber foto : Diambil dari siaran pers Anoa Records

Lewat single “Scuffle” Galv membawakan karakteristik musik darkwave dan elemen elektronik synthesizer yang membentuk fondasi di musik mereka

Band asal Jakarta yang terdiri dari dua orang; Syafira Maulida (vokal) dan Tri Bahar Dhianta (aransemen musik) terbilang baru untuk jenis musik darkwave. Namun Anoa Records selaku label yang menaunginya melihat potensi dari materi musik milik Galv sangat layak untuk dinikmati dan diapresiasi siapapun. Perlu diingat, untuk saat ini Anoa Records bisa dibilang sebagai salah satu dari sekian banyak label independen yang menyandang reputasi ceruk dalam pemilihan artis beserta rilisan-rilisannya didalamnya. Label ini terbilang getol merilis karya-karya musik beraneka ragam aliran dari lintas generasi, musisi yang mereka sukai maupun berasal dari lingkaran pertemanannya. Sesuai dengan jargon mereka, “If we believe in something we hear, its better to record it”. Dan hal ini terbukti manjur. Anoa Records berdiri diantara barisan label-label partikelir yang moncer rilisannya, sepaket dengan karya-karyanya yang bebas berdaulat.

Syafira yang memakai kaos Bathory Blood Fire Death, album ke-4 pionir Black/ Viking Metal  di foto personil pada siaran persnya dahulu adalah penjaga toko Anoa Records di Pasar Santa.  Dhianta juga sama, ia suka membantu Syafira ketika sibuk menjaga booth Anoa Records jika ada bazaar atau pameran. Di kemudian hari, mereka pun mengirimkan single “Scuffle” kepada Anoa Records yang sama sekali tak mengira mereka memiliki proyek musik dengan karakter musik darkwave. “Setahu kami, Syafira itu punya proyek pop, tapi kok ini beda banget dan asyik juga musiknya,” kata Andri Rahadi dari Anoa Records.

Lagu “Scuffle” direkam pada Agustus 2021 dengan proses memakan waktu satu setengah bulan. Diantha membangun fondasi musik Galv yang terinspirasi dari Nine Inch Nails yang dikaguminya. Album The Downward Spiral diakuinya sebagai album esensial bagi struktur musik Galv. Dirinya pun meramu musik Galv dengan instrumen synths. Syafira melengkapinya dari sisi vokal yang kemudian dibungkus layer atmosferik reverb.  Liriknya ditulis oleh Linton Nathaniel, serta diproduseri sendiri oleh Tri Bahar Dhianta, begitu juga tahap mixing & mastering dan artwork-nya.

Diantha benar-benar memanfaatkan magis musik Nine Inch Nails yang diterjemahkannya dalam warna hibrida di Galv berupa synth darkwave. Keduanya memang baru dan tak sabar untuk menampilkan musik mereka dalam format live.  Lagu “Scuffle” sudah bisa didengarkan di berbagai platform digital streaming Galv. Oh, ya Soal kaos tadi, mungkin sentuhan black metal akan terdapat di karya-karya mereka selanjutnya.  Siapa tahu!? Kita tunggu saja!

BACA JUGA - Sumpah Serapah Era Kehancuran Dari MYTH! Ih Serem!

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner