Supergroup Terbaru Asal Ibukota, The Knife Club

Supergroup Terbaru Asal Ibukota, The Knife Club

Band supergroup ini menggandeng sejumlah musisi di ranah independen dalam album perdananya.

Beberapa grup musik di Indonesia mempunyai satu sosok yang menonjol di dalamnya. Tapi, ada juga beberapa band yang diperkuat oleh beberapa nama yang sudah familiar di duna musik itu sendiri. Baru-baru ini, salah satu sosok penting dari grup indie rock kenamaan Jakarta, Marcel Thee yang merupakan vokalis dari Sajama Cut membesut sebuah supergroup bersama Baldi Calvianca bernama The Knife Club.

Munculnya The Knife Club juga disertai karya yang mereka rampungkan. Dirilis oleh label bernama Elevation Records, sebuah album perdana bertajuk Affliction dirilis dalam format cakram padat. Dalam album ini, The Knife Club berkolaborasi dengan beberapa musisi, seperti Andi Hans Sabarudin (C’mon Lennon, Seaside, Pandai Besi), Haikal Azizi (Bin Idris, Sigmun), Billy Saleh (Polka Wars), Jodi Setiawan (Peonies), Asad Gibran (Kaveh Kanes), Hendy Yudhistira (Morsecode), Much Rifqi (Moiss), Theo Nugraha, Ricardo Taufano (Secret Meadow), Dylan Amario (Logic Lost) dan Ababil Ashari (Shorthand Phonetics).

Sembilan buah lagu diperdengarkan dalam Affliction. Mereka menyajikan lagu demi lagu dengan gaya mereka sendiri, dan hal itu berbanding lurus dengan harapan dari The Knife Club sendiri. Mereka ingin album pertama ini menciptakan sebuah sinestesia untuk warna musik yang baru, dan itu akan muncul secara alamiah dari beberapa elemen-elemen musik yang dimainkan oleh tiap kolaborator dan punggawa proyek musik ini.

“Pengaruh-pengaruhnya bisa dibilang musik-musik dari kolaborator ini. Saya rasa, fans-fans musisi-musisi ini pasti bisa mendengar sentuhan-sentuhan mereka di setiap lagu, meskipun dibalutnya berbeda karena mereka bermusik dengan orang-orang yang beda dari band mereka biasanya,” kata Marcel tentang karakter musik di album Affliction.

BACA JUGA - Lagu Lawas Sajama Cut Dirilis Kembali Dalam Kemasan Video Klip

Disebut juga dalam rilisan pers, Affliction merupakan album yang cukup kaya. Dalam album ini, baik Marcel dan Baldi akan menciptakan berlapis-lapis suara gitar serta efek synthesizer demi memberikan kesan megah, layaknya Broken Social Scene atau album Confusion Is Sex milik Sonic Youth. Beberapa turunan rock seperti krautrock can, cluster, dan berbagai noise akan ditemui pada album ini. Karya mereka dapat disimak secara resmi pada 12 Desember 2017, dan bisa didapatkan di toko-toko musik atau via e-mail ke elevation1977@gmail.com.

 

A post shared by Elevation 1977 (@elevationrecs) on

 Foto diambil dari rilisan pers The Knife Club.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner