Sweat The Band Angkat Tema Mental Disorder di Single “Adiksi”
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Sweat The Band
Fenomena yang marak terjadi belakangan ini, terutama di kalangan remaja, banyak yang akhirnya merasa memiliki kebanggaan jika mereka mengidap penyakit mental
Salah satu kelompok musik asal kota Bandung, Sweat The Band, baru-baru ini merilis single pertama mereka bertajuk “Adiksi”. Band yang beranggotakan Jeremy Juiloardo (vokal), Juan Mikha Prasetiyo (gitar), Kevin Jonathan (bass), dan Ezra Abraham (keyboard) sudah terbentuk pada 2017 silam dan sejak saat itu sudah mewarnai banyak panggung musik di kota kembang.
Sang vokalis, Jeremy mengungkapkan bahwa lagu berjudul “Adiksi” ini bercerita tentang keresahan mereka dengan fenomena yang marak terjadi belakangan ini, terutama di kalangan remaja. Ranah media sosial membuat banyak remaja yang akhirnya merasa memiliki kebanggaan jika mereka mengidap penyakit mental. Ia juga menambahkan bahwa edisi kali ini mereka mengambil tema khusus perkara mental disorder.
“Adiksi sendiri sebenarnya seperti kegelisahan, bisa juga kegelian kami. Sekarang kan, terutama di media sosial, banyak tuh yang merasa bangga punya mental disorder. Di lagu ini kami mengangkat tema tersebut, tetapi, kami juga menyerahkan sepenuhnya ke publik akan representasi berbeda akan laguini.” ujar Jeremy.
Ketika ditanya tentang rencana dan proyeksi ke depannya, mereka mengungkapkan bahwa mereka berencana untuk mengembangkan tema ini dan selanjutnya akan merekam dan merilis empat single lagi. Nantinya, daftar lagu ini akan dikompilasi dalam bentuk EP, di mana mereka ingin terus mengembangkan tema dan eksplorasi bermusiknya.
Sweat The Band mengungkapkan ketika mereka menilik ulang kondisi saat ini membuat berbagai macam industri harus memutar otak dan membagi energi guna dapat bertahan hidup, tidak terkecuali juga industri musik. Banyak musisi akhirnya memilih merilis karya mereka melalui berbagai media perantara daring yang jamak tersedia selama ini. Saat ini lagu Adiksi dari Sweat The Band sudah bisa didengarkan melalui berbagai toko musik digital seperti Spotify, Apple Music, Deezer, Joox dan Resso.
Comments (0)