“Tarik Dugul” : Berkendara untuk Hidup dalam Single Terbaru The Makmoors
Sumber foto : Diambil dari siaran pers The Makmoors
Dengan lirik yang sederhana kemudian hanyut bersama nuansa musik petualang khas mereka, seakan melatari perjalanan dengan menunggang kuda besi tua segala medan yang sedang melibas jalanan di suasana pinggiran kota
Setelah sukses dengan dua single yang dilepas pada awal, dan pertengahan tahun 2023 ini yang berjudul “Tersesat Di Bukit Tengkorak” dan “Kandas Bercita”. The Makmoors kembali luncurkan nomor ketiga bertajuk “Tarik Dugul” pada pertengahan bulan November lalu. Nomor tunggal yang kali ini mereka pajang dalam etalase katalog musik teranyar, masih dalam tema jenaka seputar berkendara dengan slogan “berkendara untuk hidup”.
The Makmoors yang senantiasa memancarkan aura terang-benderang, kian mentereng dengan warna musik terkini mereka. Dalam koridor musik ska punk yang juga mereka amini, The Makmoors mampu menghadirkan unsur lain yang menjadikan band ini kaya akan eksplorasi tanpa membatasi corak musik tertentu. The Makmoors tak hanya menyuguhkan strumming guitar pada umumnya yang terdengar di musik ska punk, namun juga menonjolkan repetisi dari riff guitar yang kece serta lick yang asik, sehingga terdengar semakin membangkitkan gairah.
Selain itu, dalam single “Tarik Dugul” The Makmoors juga mengedepankan penyampaian vokal yang mengingatkan pada gaya musik khas dari scene ska klasik Jepang. Dengan lirik yang sederhana kemudian hanyut bersama nuansa musik petualang khas mereka, seakan melatari perjalanan dengan menunggangi kuda besi tua segala medan yang sedang melibas jalanan di suasana pinggiran kota.
The Makmoors telah berhasil mengemas lirik yang sederhana, namun dengan gaya musik yang tak sekedar ramah di telinga. Mereka akan menjangkau lebih banyak pendengarnya bahkan di luar penggemar musik ska sekalipun. Aransemen musik yang mereka gubah pun mewakili ragam ekspresi masing-masing personilnya yang memiliki latar belakang kegemaran musik yang beragam.
Lebih dari satu dekade band ini dibentuk di wilayah pinggiran kota, tepatnya di Tanjungsari, Sumedang. The Makmoors pun mengaku jika sebagian besar tema dalam karya-karya musik mereka, telah banyak terpengaruh oleh isu yang ditangkap dari realitas kebiasaan hidup orang-orang di tempat mereka tinggal yang masyarakatnya secara umum masih hidup dalam konsep kesederhanaan atau slow living. Dan “Tarik Dugul” menjadi salah satu dari deretan materi lagu The Makmoors yang mengangkat isu kesederhanaan tersebut.
Selain itu, dalam “Tarik Dugul” The Makmoors juga menyampaikan pesan subliminal yang tersembunyi dari lagu ini, ialah untuk memvalidasi ungkapan ‘lebih baik minta maaf daripada minta izin ke istri, tidak untuk ditiru, tapi sejauh ini metode yang paling ampuh’. Begitulah kira-kira mereka berujar.
The Makmoors yang dihuni oleh duo Ben dan Bagus (Vocal), Anyah (Bass), Mo’o (Gitar), Sam (Gitar), dan Cibo (Drum), kembali menebar kegembiraan ke lantai dansa melalui single terbaru “Tarik Dugul”. Single ini telah dirilis di berbagai layanan digital streaming platform favorit pada 10 November 2023 lalu, silahkan simak selengkapnya melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)