Taruk Siapkan Empat Peluru Siap Ledak Dalam EP Sumpal
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Taruk, dan merupakan karya foto dari Adib Rizkiyansyah
“Kami yakin bisa melawan rutinitas, bersenang-senang sepuasnya hingga tepar, bahkan menyuluhkan ode penghormatan bagi pahlawan tanpa getir. Kami persembahkan Sumpal untuk kalian yang selalu menganggap enteng"
November 2018 lalu menjadi satu hal yang dirasa spesial bagi grup musik Taruk, kala mereka merilis single berjudul “Berapi-api”. Sebagai kelanjutan dari perilisan single itu, Karel (vokal), Bobby Agung Prasetyo (gitar) dan Matin Mahran (drum) menebus janji mereka dengan merilis EP Perdana, yang memayungi lagu “Berapi-api” tersebut. EP yang diberi judul Sumpal ini sudah bisa dinikmati melalui berbagai platform musik digital seperti Bandcamp, Spotify dan lain sebagainya, pada tanggal 19 Februari 2019 kemarin.
Ketika ditanya perihal EP Sumpal tersebut, Taruk menuturkan jika mini album ini menawarkan empat nomor yang bercerita tentang fase kehidupan seorang petarung di dunia paralel, dimana deretan lagu ini bersifat tematik dengan alur yang saling berkaitan. “Kami yakin bisa melawan rutinitas, bersenang-senang sepuasnya hingga tepar, bahkan menyuluhkan ode penghormatan bagi pahlawan tanpa getir. Kami persembahkan Sumpal untuk kalian yang selalu menganggap enteng,” ujar vokalis Karel.
Untuk hal tersebut, sang drummer Matin menuturkan jika Taruk membuat EP ini untuk mewakili orang-orang yang merasa dirinya tertindas oleh rutinitas sehari-hari. Atau dalam istilah yang dia tuturkan, EP ini cocok pula bagi para bejat, penjahat dan lain-lain yang mulutnya pantas disumpal sebelum berbicara panjang lebar dengan penuh omong kosong. Dengan balutan musik hardcore-punk, yang dibumbui nuansa horor mencekam, lewat inspirasi seperti Torso, DS-13, dan Dead Kennedys ini, Taruk telah siap lontarkan timah panas lewat musiknya.
Menariknya,Taruk turut mengundang sosok spesial dalam EP ini, yakni Doddy Hamson, vokalis Komunal, untuk berkolaborasi pada salah satu lagu berjudul 218, hingga diakui atau tidak sosoknya mampu menyuguhkan aroma kengerian yang semakin terasa dengan kehadiran Master of Reality, yang khusus mereka datangkan dari Hitam Semesta ini.
Secara detilnya, EP Sumpal dikerjakan pada pertengahan 2018 silam di Teargas Lab, Bandung dengan sentuhan dari Irsyad Ali, untuk urusan rekaman, mixing, hingga mastering. Sementara untuk desain sampul Taruk mempercayakannya pada Gama Dwisetya, seorang desainer asal Tangerang, yang sudah tak asing di telinga kita, mengingat dia adalah pemenang kontes poster untuk Thursday Noise Vol. 4 pada tahun 2017 lalu.
Comments (0)