The Last Suga Merangkum Perjalanannya Lewat Album ‘Running With My Soul’
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers The Last Suga
Album Running With My Soul merangkum cerita tentang perjalanan The Last Suga, mulai dari harapan dan mimpi, hingga cinta dan kesenangan
Pola normal baru mengharuskan musisi memutar otak untuk tetap bisa bertahan di rimba industri musik tanah air. Banyak diantaranya yang kemudian membiasakan diri dengan pola normal yang baru ini, dari mulai merekam karya dirumah sampai ajang live streaming di semua platform sosial media. Semua dilakukan demi tetap berkarya. Pun begitu dengan yang diamini oleh band Soul-Funk asal Surabaya bernama The Last Suga yang melahirkan debut albumnya yang berjudul Running With My Soul. Band yang digawangi oleh Whawha, Pras, Eblaz dan Deni ini menggandeng Smartest Bomb Records, sebagai label yang menaungi mereka merilis debut albumnya ini.
Lebih jauh berkisah tentang debut albumnya, menurut rilisan pers yang DCDC terima, Running With My Soul merangkum cerita tentang perjalanan The Last Suga, mulai dari harapan dan mimpi, hingga cinta dan kesenangan. Album ini berisi sepuluh lagu di dalamnya, dari mulai lagu “Don’t Stop The Music”, “I Got you”, “You’ve Got To Love Me”, “Hey Cantik”, “Memori”, “One More Time”, “You and I”, “Running With My Soul”, “Hitam Putih”, dan “Fanatic”.
Selain diperkuat oleh Whawha, Pras, Eblaz dan Deni, dalam proses kreatifnya juga album ini dibantu oleh kawan-kawan musisi lain, seperti Choirul Umam (Trumpet), Iqbal Msm & Memet Menthol (Trombone), Maria Angela Dani, vokal tamu pada lagu “You and I”, serta Abed Nego, yang mengisi perkusi. Album ini direkam dan dimixing di Aley Studio Surabaya. Tata suara mastering pada album ini digarap oleh Prasimansyah. Sampul album dan tata letak pada desain cover dikerjakan oleh Agung innocenti, foto band pada cover oleh Dani Wijanarko.
Sebagai tambahan, menurut rilisan pers yang DCDC terima, album Running With My Soul ditulis dan dikemas dengan pengaruh unsur Soul-Funk yang kental dari era James Brown, Ray Charles sampai Stone Foundation. Mulai tanggal 30 oktober 2020 Album ini bisa dipesan di Smartest Bomb Records dan beberapa toko musik lokal. Setelah itu, akan dirilis secara berurutan digerai musik digital dan produk-produk kreatif lainnya berupa video lirik dan video musik.
The Last Suga dengan Running With My Soul-nya, berharap bisa menghibur dan membawa lagu-lagunya menjadi bagian dari perjalanan hidup para pendengar The Last Suga. Dengan getaran soul-funk asal surabaya, siapkan jiwa dan raga siap bergoyang dilantai dansa.
Comments (0)