The Old Pines Menjembatani Albumnya Dengan Single “Investor Rakus”
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers The Old Pines
Lagu “Investor Rakus” bercerita tentang keresahan tentang kondisi lingkungan yang hancur dan tercemar karena ulah investor yang membangun pabrik, hanya demi keserakahan dan keuntungan pribadi mereka.
Mungkin tidak banyak dari kita yang akan menghubungkan kota Sidoarjo dengan musik. Kawasan yang dikenal juga berkat kuliner bandeng asap ini, nyatanya menyimpan sisi menarik soal musik. The Old Pines. Sebuah band asal Sidoarjo yang mengusung musik heavy psychedelic rock, sebagai identitas karyanya. Terbentuk pada tahun 2017 lalu, dan selama dua tahun perjalanan bermusiknya, Kevin (gitar/vokal), Didit (drum), Ardy (Bas), akhirnya mengeluarkan karya berupa single pada tahun 2019 ini.
Single yang diberi judul “Investor Rakus” ini menurut pengakuan mereka akan menjadi salah satu materi yang masuk dalam debut album The Old Pines, yang akan dirilis dalam waktu dekat. Single ini seakan menjadi jembatan untuk albumnya nanti, dengan semua corak atau warna musik dalam albumnya nanti sedikit banyak tergambar dalam single ini.
Lebih jauh tentang lagu “Investor Rakus”. Menurut rilisan pers yang DCDC terima, lagu ini bercerita tentang keresahan tentang kondisi lingkungan yang hancur dan tercemar karena ulah investor yang membangun pabrik, dan menghancurkan lingkungan hanya demi keserakahan dan keuntungan pribadi mereka. Sebuah tema yang bisa jadi relevan dengan kondisi sosial di tanah air hari ini.
Lagu yang dibalut dengan (apa yang mereka namakan) heavy psychedelic rock ini pada awalnya terjadi pada tahun 2018 lalu, ketika The Old Pines berinisiatif merubah genre mereka dari yang tadinya rock menjadi heavy psychedelic rock, karena terpengaruh musik yang sering mereka dengarkan, yang terinspirasi dari beberapa band, dari mulai The SIGIT, The Doors, Kadavar, Lonely Kamel, Witch, Kikagaku Moyo hingga Black Sabbath dan Led Zeppelin. Coklatfriends penasaran dengan lagu dari The Od Pines ini? simak lagunya melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)