Trojan Merilis Single Baru melalui Visual Audio bertajuk

Trojan Merilis Single Baru melalui Visual Audio bertajuk "Aniconism"

Unit death metal asal Bali, Trojan, kembali dari keheningan panjang dengan sebuah karya penuh makna berjudul “Aniconism”. Dirilis dalam format visual audio, lagu ini menjadi penanda dimulainya era baru Trojan yang tak hanya keras dalam suara, tapi juga dalam pesan dan kesadaran.

Dikenal sebagai band dengan karakter musikal yang berat dan teknikal, “Aniconism” hadir membawa nuansa berbeda namun tetap mempertahankan akar death metal-nya. Berkolaborasi dengan seniman tari tradisional Komang Adi Pranata dari Manuaba Art, Trojan memadukan dunia ekstrem dengan seni budaya lokal dalam visual yang kuat dan simbolis. Sebuah langkah yang tidak biasa, namun justru menguatkan misi besar mereka: mengajak manusia merenungkan kembali hubungan antara dirinya dengan alam semesta.

Kritik Sosial dan Refleksi Spiritualitas

Secara lirik, “Aniconism” adalah bentuk protes terhadap praktik keyakinan atau ideologi yang menyingkirkan makhluk ciptaan Tuhan atas nama kebenaran yang bias. Lagu ini mengangkat tema tentang penyimpangan manusia dari nilai-nilai spiritual dan moral, yang kemudian merusak alam, sesama, dan bahkan eksistensinya sendiri. Ini menjadi kritik tajam terhadap modernitas yang tak terkendali dan dominasi ego manusia dalam merusak keseimbangan kehidupan.

“Penyelewengan manusia terhadap aturan yang ditetapkan oleh Tuhan sudah dikatakan prematur,” ungkap mereka dalam pernyataannya. “Dan sampai pada titik ini, manusia bahkan merusak makhluk Tuhan lainnya.”

Perubahan Arah Musikal: Death Metal Bertemu Djent

Jika dalam album sebelumnya Archaic Dimension Trojan menegaskan identitas mereka dengan death metal penuh tenaga, maka dalam “Aniconism” mereka bereksperimen lebih jauh dengan sentuhan Djent yang mendominasi ritme dan tekstur suara. Karakter sound-nya tetap berat dan gelap, namun terasa lebih low-end dan dinamis, menandai sedikit pergeseran sonik yang memberikan warna baru dalam tubuh Trojan.

Meski demikian, elemen death metal tetap hadir sebagai tulang punggung, menjadikan lagu ini sebagai jembatan menuju album penuh mereka yang akan datang.

Pesan Moral: Meredam Ambisi, Meninggikan Kesadaran

Agus Purnama, vokalis Trojan, menyampaikan bahwa video musik “Aniconism” tak hanya sekadar suguhan visual, tapi juga ajakan moral.

“Satu pesan moral dari video musik ini adalah bagaimana kita harus menyadari setiap langkah dan perbuatan di alam ini. Bumi bukan milik manusia semata. Semua makhluk hidup berhak merasakan keindahan dan kekayaan semesta. Sebagai makhluk paling beradab, kita harus bisa menahan ambisi dan lebih bijak dalam berpikir.”

Melalui “Aniconism”, Trojan membuktikan bahwa musik ekstrem tak harus hanya bicara tentang kemarahan, tapi juga kesadaran, spiritualitas, dan tanggung jawab terhadap dunia yang lebih luas.

Kini, visual audio “Aniconism” telah tersedia di kanal YouTube resmi Trojan, membuka pintu menuju rilisan album penuh mereka yang tengah dipersiapkan. Dengan karya ini, Trojan tak hanya kembali mengisi ruang bawah tanah skena metal lokal, tapi juga menyuarakan kegelisahan dunia yang lebih luas, dalam bentuk yang keras namun penuh kepedulian.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner