Tujuh Lagu Dengan Daya Ledak Bertenaga Dari Rahasia Intelijen

Tujuh Lagu Dengan Daya Ledak Bertenaga Dari Rahasia Intelijen

Sumber foto : press release Rahasia Intelijen

Secara keseluruhan, album ini menggabungkan berbagai genre musik, dari Metal, Hard Core, Punk, Glam Rock dan Electronic, dengan beat drum dan hook gitar padat, juga melodi heavy, yang dibungkus dengan sound modern

Winky Wiryawan dan Topan Tofano berkolaborasi dan membentuk kolektif musik bernama Rahasia Intelijen, yang mulai membuat lagu pada bulan Oktober 2016, dan merekam karyanya setahun berikutnya, dimasa panas Pikada Jakarta saat itu. Kolaborasi ini menghasilkan sebuah album berjudul Angkara. Album perdana ini digadang-gadang akan jadi sebuah karya musik yang patut didengarkan, mengingat musikalitas dari dua orang ini yang sudah tidak diragukan lagi.   

Album berisi tujuh lagu yang ditulis oleh Kolonel Zulkifli ini menyajikan lagu pembuka berjudul “Bisana”. Menurut rilisan pers yang DCDC terma, lagu ini bercerita tentang kegilaan yang ada dalam setiap individu. Single ini telah dirilis video klipnya pada bulan Februari 2017 lalu, yang disutradai oleh Agus Makkie. Sedangkan untuk lagu kedua, bercerita tentang dendam yang digambarkan seperti “Api”, yang dirilis pada bulan Maret 2017. Untuk video klip “Api” sendiri, disutradarai oleh Putu Sutha Nata Wijaya.

Lanjut pada lagu ketiga yang berjudul “Hakares!”, yang jika dibaca terbalik adalah Serakah! Secara isian, lagu berkisah tentang korupsi para pejabat untuk memperkaya diri, keluarga, partai beserta lingkaran setannya, yang menimbulkan penderitaan pada orang lain. Untuk Video klip “Hakares!” disutradarai oleh Allan Soebakir (Seniman Pinggiran), yang menggunakan teknik stop motion, dengan cara kolase. Ditambahkan oleh mereka, jika gambaran darah dalam klip ini adalah sebagai simbol penderitaan. Amarah kita seakan terwakili dengan bernyanyi mengikuti lirik darah. Intinya, lagu ini sebagai perlawanan kepada siapa saja yang melakukan korupsi.

Setelah tiga lagu dengan daya ledak kuat di atas, Rahasia Intelijen juga tidak luput menangkap kejadian yang makin marak saat ini, yakni tentang kekerasan atas nama agama, yang tertuang pada lagu berjudul “Penjaga Pintu Langit”. Lagu ini dilengkapi pula oleh dua lagu berjudul “Atam”, dan “Kitai”, yang secara isiannya menggambarkan tentang kekurangan satu sama lain, sebagai upaya pengalihan pandangan, sehingga kita tidak sadar bahwa kita sedang dijajah. Sedangkan lagu “Kitai” adalah tentang penertawaan kepada kita manusia, yang batil dan selalu membuat kerusakan. Pada lagu ini mereka berkesempatan berduet dengan Satriyo “Blackteeth”.

Terakhir, mereka menutupnya dengan lagu yang berjudul sama dengan judul albumnya, “Angkara”. Lagu ini menjadi incore dari protes, keluhan, harapan dan kegilaan yang terjadi disekitar kita saat ini. Secara keseluruhan, album ini menggabungkan berbagai genre musik, dari Metal, Hard Core, Punk, Glam Rock dan Electronic, dengan beat drum dan hook gitar padat, juga melodi heavy, yang dibungkus dengan sound modern, dan menjadi berbeda pada lirik yang dilagukan oleh Kolonel Zulkifli, sehingga mengajak pendengarnya untuk bernyanyi, berteriak, dan menggoyangkan kepala naik turun, dengan tempo yang teratur, atau dalam istilah yang mereka paparkan, Urban Banging!.

BACA JUGA - "Majas" Menjadi Suguhan Karya Terbaru Weekenders Agogo yang Dirilis Dalam Dua Versi

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner