Ungkap Perasaan Amarah, Kesedihan, Kehilangan, dan Kesepian, Teriak Dari Selatan Rilis Single “Rumah Rawan Sepi”
Sumber foto : Diambil dari siaran pers Teriak Dari Selatan
Lagu ini juga mencerminkan konsep psikologi tentang ‘5 Stage of Grief’ yang meliputi tahapan penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan
Riuh agin segar melalui ragam rilisan karya terbaru dari teman-teman musisi saat ini, semakin memancarkan aura positif di tengah keramaian arus industri musik yang semakin kencang. Tak hanya tinggal diam menikmati pesona belantika musik yang semakin menjanjikan ini, salah satu grup musik rock asal kota Sukabumi, Teriak dari selatan turut ambil bagian dengan melepas satu buah nomor sebagai single ketiga mereka bertajuk “Rumah Rawan Sepi” yang akan rilis secara resmi pada 14 Juli 2023 ini. Teriak Dari Selatan tercatat telah merilis 2 buah single, “Putri” (2021) dan “Ahli Sihir” (2021).
Trio yang tergabung dalam grup rock dengan nuansa musik rock tahun 60an ini terdiri dari Rizki Januar sebagai pengisi vokal sekaligus gitar, Rafi Maulana sebagai pengawal ritme yang menggebuk drum dan Melvern Hafizh sebagai pemain bass. Ketiganya sepakat untuk mewujudkan visi dalam bermusik dengan mengibarkan panji Teriak Dari Selatan sejak mulai terbentuk pada tahun 2020 lalu. Keresahan terhadap kenakalan remaja tanggung, tekanan dikejar sarjana, kegusaran akan perceraian orang tua, serta polusi suara politik yang bertebaran membuat Teriak Dari Selatan tak ragu menjadi berandalan di atas pentas.
Lagu yang diberi tajuk “Rumah Rawan Sepi” ini ditulis oleh sang frontman Rizki Januar yang telaten berteriak pada mikrofon dan memainkan riff gitar bernafas rock galaknya. “Awas! Rumah Rawan Sepi” merupakan lagu yang sangat personal bagi para punggawa Teriak Dari Selatan. Pasalnya, dalam lagu ini mengungkapkan perasaan amarah, kesedihan, kehilangan, dan kesepian mereka, serta perjalanan untuk menerima keadaan tersebut.
Pengalaman pahit perceraian orang tua menjadi inspirasi bagi mereka untuk mengekspresikan perasaan ini. Lagu ini juga mencerminkan konsep psikologi tentang ‘5 Stage of Grief’ yang meliputi tahapan penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan. Setiap tahap ini tercermin dalam bagian-bagian lagu di "Rumah Rawan Sepi".
Berawal dari proses pengenalan antar personil, “Rumah Rawan Sepi” menjadi lagu yang bercerita terhadap rasa yang mendasar bagi orang – orang yang mengalami ketidaklengkapan anggota keluarga dan kehilangan. Lagu ini menjadi bentuk pembangkangan terhadap kepalsuan sosial yang menjadikan perceraian menjadi hal biasa yang ternyata perceraian membawa duka bagi pasangan yang melakukannya dan berdampak negatif bagi emosional anak yang mengalami peristiwa tersebut.
“Pada akhirnya lagu ini menjadi salah satu yang istimewa bagi kami karena menjadi jembatan bagi kami untuk saling mengenal, dan lagu ini juga yang membakar semangat kami untuk terus berkarya dengan jujur,” pungkas Teriak Dari Selatan.
Dalam proses penggarapan single terbaru ini, “Rumah Rawan Sepi” diproduksi di salah satu studio di Sukabumi, Sap1ens Records. Kemudian masuk pada tahap post production yang melibatkan tangan dingin seorang Ryan Hafiez pada proses mixing dan mastering lagu. Untuk mendukung unsur estetika proyek musik perilisan single ini, mereka melibatkan Rovi dalam urusan foto dan artwork.
Selain itu, Teriak Dari Selatan juga mencanangkan sebuah tur bertitel “Awas! Rumah Rawan Sepi” sebagai bentuk perkenalan mereka ke khalayak yang lebih luas sekaligus mempromosikan materi terbarunya ini. Tur ini dijadwalkan untuk terlaksana pada bulan Juli, Agustus hingga September nanti, yang akan menginjak panggung beberapa kota, antara lain Bekasi, Purwakarta, Jakarta, Tangerang, Yogyakarta, Bandung dan Sukabumi. Mereka juga memegang sebuah misi untuk membangkitkan kekhawatiran akan keberadaan rumah yang rawan sepi di beberapa kota.
Selama tur, Teriak Dari Selatan akan membawa beberapa kolega mereka dalam wujud karya interpretasi “Rumah Rawan Sepi” oleh 4 ilustrator dan 1 fotografer, dalam pameran “Rumah Rawan Seni”. Keempat ilustrator tersebut adalah Afan Farhan, Aahrul Ael, Borninline, dan Gobers / Fikry Muhammad, akan menginterpretasikan imajinasi mereka tentang “Rumah Rawan Sepi” ke dalam bentuk artwork dan Rovi yang hasil potret kameranya dijadikan sampul rilisan dengan sentuhan AI.
“Sejak sempat dibawa manggung di Jakarta 4 Juli kemarin, kami memutuskan untuk membawa lagu ini berkeliling kebeberapa kota untuk mengantarkan lagu ini ke para pendengarnya, sekaligus memperkenalkan kami. Oh iya bukan hanya itu, Alhamdulillah ada beberapa seniman juga yang mau merespon lagu kami untuk kemudian di olah dan dipamerkan saat tur berlangsung, semoga lagu dan tur ini menjadi pembuka jalan untuk pertemanan yang belum kita termukan diluar sana dan menjadi hal yang mempererat pertemanan itu sendiri,” Teriak Dari Selatan.
Comments (0)