‘What Are We Now’ : Langkah Menuju Masa Depan dari Gloria Jessica
Sumber foto : Diambil dari siaran pers Gloria Jessica
Kesempatan dan mimpi mengajaknya ‘driving slow and fast’ dan mengambil langkah pasti pada sebuah persimpangan jalan untuk menentukan masa depan
Berkaca dari dua tahun kebelakang ini memang banyak memberikan catatan penting dalam menjalani kehidupan, ditempa masa pandemi yang cukup menyita segala aspek lini kehidupan ini membuat siapapun menjadi banyak belajar dalam menghadapi ketidakpastian hidup. Berdiri di tengah ketidakpastian dengan rasa gamang dan gelisah menyambut masa depan yang penuh asa, menjadi materi pengantar untuk karya terbaru dari seorang penyanyi perempuan, Gloria Jessica.
Bersama Sinjitos Collective, dua lagu berjudul “What Are We Now?” dan “Curiosities” yang dibungkus dalam format EP, lalu diberi judul sama dengan lagu pamungkasnya ini, telah lepas landas ke publik sejak akhir bulan Juni lalu melalui jejaring digital. EP What Are We Now? ini menjadi ajang pembuktian seorang Gloria Jessica yang memiliki bakat alami di dunia yang menjadi kecintaannya sejak lama. Lebih dari itu, bahkan diketahui untuk pertama kalinya dalam single “What Are We Now?” ini, Gloria terlibat langsung dalam urusan penulisan musik sejak awal. Sehingga lagu ini menjadi begitu berakar dan monumental bagi dirinya.
Perempuan jebolan finalis The Voice Indonesia ini bukanlah nama baru di belantika musik nasional, namanya pun kian melambung setelah meraih titel Anugerah Planet Muzik 2017 dengan tiga nominasi Anugerah Musik Indonesia. Melalui What Are We Now? menjadi langkah selanjutnya bagi Gloria untuk memasuki episode baru dalam perjalanan karir bermusiknya, setelah terakhir merilis album Harlequin pada tahun 2021 lalu. Selain itu, Gloria juga kini menampilkan dirinya yang seutuhnya, dengan kebebasan untuk mengungkap sisi-sisi dirinya yang berani. “This is my new journey,” ujar Gloria.
Gloria menggunakan perjalanan berkendara naik mobil sebagai perumpamaan pada single utama untuk EP ini, dengan membayangkan sedang memegang kemudi bersama seorang penumpang yang mewakili seseorang, atau sebuah kesempatan dan mimpi mengajaknya ‘driving slow and fast’ dan mengambil langkah pasti pada sebuah persimpangan jalan untuk menentukan masa depan.
“Kita nggak perlu tahu masa depan seperti apa, namun kita harus tahu apa yang kita inginkan dan tidak takut membuat kesalahan,” pesannya.
Dibekali suara vokal powerful dari Gloria dan iringan musik yang menggugah rasa, merupakan sebuah komposisi trek pumpy dan edgy yang diramu di belakang meja bersama sang produser Joseph Saryuf (Iyub, Sinjitos Collective). Iyub sendiri telah bekerjasama dan memberi andil pada lagu-lagu Gloria sejak tahun 2018, antara lain pada lagu “Hold On”, “Buka Mata”, dan “Berlalu”. Gloria pun merasa takjub dengan kapasitas setiap kolaboratornya untuk bersama-sama membentuk trek menjadi versi terbaiknya. Baginya, setiap lagu punya takdirnya sendiri, dan tugas para seniman adalah mewujudkannya.
“Bekerja dengan Iyub selalu memuaskan, ada surprise dan twist-nya. Saat masuk produksi, aku nggak terbayang hasil akhir dari laguku akan seperti apa, tapi kita bekerja sama secara mutual untuk mencipta lewat eksplorasi,” ujar penyanyi berusia 28 tahun ini. Di sisi lain, materi visual untuk single ini dikerjakannya bersama art director Liko Sukhoy. “Senang bisa bertemu dengan orang-orang yang tepat, yang bisa menuangkan isi kepalaku,” tutup Gloria.
Comments (0)