Eastern Elite Commander: Bertamasya ke Lorong Kegelapan dari Timur

Eastern Elite Commander: Bertamasya ke Lorong Kegelapan dari Timur


Misanthropic Imperium, Malang

Nah, justru berkebalikan dengan diksi Elite yang digunakan komunitas ini. Hendra Yuwono menjelaskan bahwa EEC ini bukan sebuah komunitas eksklusif. EEC ini adalah sekumpulan individu yang benar-benar mencintai Black Metal dengan segala bentuk militansinya. Anggotanya terdiri dari berbagai latar belakang seperti band (Misanthropic Imperium, Hordavinthra, Diabolical, Satan Venerator, dll), hingga para kolektor rekaman fisik band Black Metal atau musik ekstrim lainnya. Perkara militan atau tidak, hal itu mustahil diukur secara materi. Event komunitas ini pun tanpa sponsor. Secara berkala menyelenggarakan Logam Hitam Komander Tour dan dari band-band yang tergabung ini tidak pernah minta bayaran. Paling tidak ongkos transportasi sudah tercover jika ada yang berasal dari luar kota.

Terhadap band-band yang berbeda pandangan atau tidak sepaham tentang ranah pun EEC tidak ambil pusing. Barangkali mereka sudah merasa puas dengan apa yang telah dicapai selama ini. Dan kami juga tidak mempermasalahkan itu. Kalau di EEC, ada band yang berbeda pandangan pun tidak apa-apa asalkan agenda yang sudah ditetapkan EEC tetap berjalan, demikian penuturan Hendra Yuwono a.k.a. T-Bone ini.


Sereignos, Kediri

Keragaman dalam atmosfir yang menempatkan setiap anggota dalam posisi yang setara di EEC juga diakui oleh beberapa kawan perwakilan band. Yudiagusta dari Sereignos -band yang beberapa albumnya dirilis oleh sejumlah label luar negeri- memaparkan bahwa di EEC serasa menemukan saudara kembar yang banyak, serta sanggup menerima keberadaan Sereignos dari eksistensi maupun karya, yang kebanyakan Metalhead Indonesia belum tentu menyukai gaya musik yg mereka mainkan. Hal yang sama juga diamini oleh Weaponized, orator Diabolical.

Doni dari Immortal Rites juga mengakui bahwa secara garis besar EEC belum bisa mewadahi untuk bandnya. Namun itu tidak menjadikan soal karena tidak ada ikatan struktural di komunitas ini. Masih dari penuturan Doni, untuk urusan tur sementara ini dikoordinasikan pada band-band yang ketiban lotere. Dan biasanya mengambil jalan tengah alias semua punya hak suara dan berhak menentukan kebijakan yang akan diputuskan.

Hernandes Saranela

Hernandes Saranela merupakan pembuat film personal di bawah bendera kolektif Cinemarebel Yogyakarta. Vokalis dari band Punk DEMSTER & band Pagan Metal ENUMA ELISH. Juga menjadi pengajar film dan akting di salah satu kampus di Jogjakarta.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner