FOGFEST : Sebuah Tanggung Jawab Menemukan atau (Kembali) Membunuh Diri Kita
Titik Balik
Hal yang menempatkan saya pada titik balik rencana penyelenggaraan FOGFEST ini adalah animo dari kawan-kawan yang sebelumnya tak terduga bakal seantuasis itu. Terima kasih kepada mereka yang mungkin tak pernah terdengar namanya di titik-titik dominan scene, tapi apresiasi pada rencana ini tak diragukan lagi. Bahkan mungkin ada sebagian yang sempat saya anggap abai justru memberikan apresiasi tinggi. Sampai tulisan ini dibuat, donasi sudah terkumpul dari target 150 kaos yang ditawarkan.
Benar-benar sambutan dan tindakan konkret yang ditunjukan mengingatkan kita pada esensi dari scene Black Metal khususnya di Nusantara ini, yakni tentang pergerakan. Kita harus mampu menemukan diri kita, sekali lagi. Semua itu membuktikan bahwa ada kawan-kawan volunteer yang merelakan waktu, pikiran, tenaga, dan bahkan sebagian dananya untuk mewujudkan perayaan ini. Orang-orang dibalik layar yang bekerja tulus demi mewujudkan sebuah event ter-militan berskala nasional, dengan penafsiran masing-masing. Sebuah perjalanan nan cukup jauh untuk menemukan diri kita di tengah-tengah kabut, sesuai dengan desain kaos resmi festival ini; “Journey far enough to find ourself”
Semakin gaungnya tersebar luas, semakin banyak kemungkinan bisa diwujudkan, mengingat event ini tidak akan berjalan tanpa kerjasama dari kawan-kawan. FOGFEST akan menjadi event sekali untuk selamanya. Satu yang akan terus diingat, pertemuan akbar para penggiat Black Metal Nusantara. Entah kapan lagi kita bisa mewujudkan ini kalau bukan sekarang.
-1537235899.jpeg)
Comments (0)