Mengantisipasi Serangan Balik dari Lini yang Berdistorsi
MARKA
Titel: TBA. Label: TBA.
“Dari Christian Death sampai Sisters Of Mercy, dari Ghost sampai gelagatnya Type O Negative dan 69 Eyes. Selamat datang di era Apokalips, perkenalkan kami Marka, band dingin dari Malang,” sapa mereka melalui akun Instagram-nya. Sejak kemunculannya, unit anyar dari kota Malang ini cukup mencuri perhatian saya. Sebagai gambaran, mereka sudah melepas single “Dismal Ritual” yang mengutip sepenggal sabda Pablo Neruda sebagai rapalan mantra pada intronya. Musiknya didefinisikan sebagai “punk power with a reworked 80’s sound. Signatured guitar sound of the post-punk era, combined with doomsday tension.” Meski sarat distorsi, Marka mungkin bakal jadi opsi yang paling dingin untuk menyusuri rute gelap pasca tengah malam yang minim penerangan kota.
MESIN TEMPUR
Titel: TBA. Label: Grimloc Records.
Unit grindcore bertopeng yang penuh huru-hara dan hura-hura ini sudah masuk dalam agenda rilisan Grimloc Records di tahun 2020. Tidak tanggung-tanggung, debutnya ini konon akan dikemas dalam format 7” vinyl set. Kesannya memang mewah, kalau tidak bisa dianggap sombong. “Ya maklum, kami ini band grindcore bangsawan,” sumbar mereka di belakang panggung sembari melirik dua ekor ayam yang suka dibawa ke atas pentas. Kadang skena dan negara ini butuh hiburan parodi segar, humor slapstick lokal, sumpah serapah, serta kegilaan yang maksimal dengan acungan jari tengah yang paling tulus. Tanpa kompromi apalagi basa-basi. Bahkan seorang Man Jasad pun sudah tidak bisa marah dan berbuat banyak kepada band ini. Fukk you, Mesin Tempur!
Comments (0)