Panggung Pertama di Lorong Bawahtanah Kota Malang

Panggung Pertama di Lorong Bawahtanah Kota Malang

Selepas PMU di tahun 1996, muncul kemudian beragam festival musik sejenis mulai dari Ontrant-Ontrant, Chaos Sukun Live, Independent, MCHC, Konflik, dan banyak lagi. Semuanya dikelola oleh komunitas penggemar musik bawahtanah dengan etos do-it-yourself - yang notabene digarap oleh teman-teman sendiri di komunitas. Pilihan band jadi melimpah dan beragam jenis musiknya. Penggemar dan penontonnya pun makin banyak.

PMU sendiri kemudian menjadi serial festival musik underground terbesar di kota Malang. Di tahun-tahun berikutnya bahkan sudah mampu mengundang band-band ekstrim dari luar kota. Pada akhirnya PMU memang kudu usai pada sekuelnya yang ketiga di tahun 1998.

PMU memang kerap dicatat sebagai momen awal kemunculan kancah bawahtanah di kota Malang. Salah seorang veteran punk rock yang terlibat dalam momen tersebut bahkan pernah menyatakan, “Scene underground yang berkembang dari PMU ini setidaknya ikut ‘menyelamatkan’ anak-anak muda di kota Malang dari kegiatan tawuran dan balap liar yang juga marak pada era itu…”

Sebentar, jadi bocah-bocah itu terselamatkan atau tersesat?!

Sejauh ini sih tidak pernah ada keluhan atau penyesalan dari mulut mereka. Justru para bocah yang sekarang sudah beranjak dewasa itu kerap mengakui, sembari bernostalgia, kalau ternyata kehidupan masa remaja mereka terbilang cukup seru, naif, serta tidak membosankan.

Memang benar kata kawan-kawan dari scene punk/hardcore, tidak ada keringat yang menetes sia-sia. Apalagi keringat yang pernah jatuh bercucuran di jalanan, panggung, maupun di moshpit.

BACA JUGA - Halo, Apa Kabar Toko Rekaman di Masa Pandemi?

Samack lahir dan tumbuh di kota Malang. Sempat menerbitkan Mindblast Fanzine (1996-1998) dan situs musik Apokalip (2007-2010). Tulisannya seputar musik dan budaya pop pernah dimuat di Jakartabeat, The Metal Rebel, Rolling Stone Indonesia, Vice Indonesia, Warning Magz, Whiteboard Journal, GeMusik, serta berbagai media lainnya. Sesekali menjadi editor untuk sejumlah buku dan penerbitan. Saat ini beraktivitas di bawah institusi Solidrock serta mengelola distribusi rekaman bersama @demajors_mlg.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner