A Page About : Bersemayam Bersama Rabu Sampai Saat ini
Membawa arus musik folk, Rabu punya cara tersendiri memperkenalkan musiknya, salah satunya dengan ‘bersemayam’.
Musik memang susah ditebak seperti apa perwujudannya. Itulah yang saya rasakan ketika mengenal Rabu. Dari segi nama, sudah pasti timbul sebuah pertanyaan tersendiri bagi saya saat itu. tanpa berat hati saya pun mengunjungi kanal Youtube mereka untuk mencari tahu seperti apa musik yang ditawarkan oleh duo asal Yogyakarta ini.
Tepatnya saya mengenal Rabu ketika album pertamanya dirilis dalam bentuk fisik berupa besek yang kerap digunakan sebagai kemasan panganan tradisional bertajuk Renjana pada 2013 silam. waktu itu saya menemui album itu lewat sebuah postingan dari sebuah toko musik ternama di Kota Bandung, Omuniuum. Dengan pengetahuan yang singkat, dan hanya cibiran dari orang-orang bahwa toko musik itu sering menjual rilisan album penting, saya menelusuri musik Rabu. Ketika ditemukan, saya merasakan nuansa berbeda ketika awal mendengarkan musik mereka. Rabu, menurut saya sendiri membawa kemasan berbeda untuk musik folk pada saat itu. Kebanyakan, beberapa grup folk pada saat itu sedang banyak membumbui alunan musiknya dengan sentuhan yang manis, atau bernuansa hutan dan petualangan ditengah hutan pinus mengenakan jaket parka. Sedangkan Rabu dengan unsur mistis didalamnya.
Comments (0)