A Page About : Mencoba Mengilas Balik Jejak ((Auman))

A Page About : Mencoba Mengilas Balik Jejak ((Auman))

Hanya raga yang terpisah dari ((Auman)), tidak dengan arwahnya.

Sekitar tahun 2014, saya dikenalkan oleh sebuah grup bernama ((Auman)). Telat, memang karena saya mengetahuinya sendiri tidak berdasarkan rekomendasi dari teman atau siapapun untuk band asal Palembang satu ini. Jujur saja, grup besutan Rian ‘Pelor’ terdeteksi oleh saya berawal dari visual artwork pada sampul albumnya. namun bukan berarti saya membeli fisik, melainkan menemuinya di dunia maya.

Saat materinya mulai diputarkan, riff-riff dengan dentuman mengencang sebagai intro seakan menjadi magnet dan menarik saya memasuki dunia musik ((Auman)). Melodi gitar yang cukup heavy dari mereka sampai saat ini masih terngiang di benak saya. Terlebih tempo musiknya yang sangat cocok dijadikan sebagai pemicu kala itu. vokal Rian pun tak kalah sadis bagi saya waktu itu. Lantas, dalam hati saya pun berujar. ‘kok rocknya beda, seperti ada nuansa baru yang mereka mainkan’. Ternyata memang benar, pernyataan itu muncul dari beberapa bibir di sebelah kuping saya yang mengenal ((Auman)) lebih dulu. Dan sebenarnya untuk musik metal, saya tak terlalu tahu banyak. Namun ketika mendengarkan musik dari band ini saya rela untuk memutarkannya berkali-kali. Karena disatu sisi seperti yang dikatakan sebelumnya, riff musik yang dimainkan oleh grup ini sangat heavy. Serta tak lupa mencari tahu seperti apa band ini sebenarnya.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner