Album Review : Duo Akustik Sensitif Yang Siap Mengubah Warna Dinding Kamar Tidurmu
ROMANSA ASIA AFRIKA (04:16) – Sarat nuansa holiday nan sederhana – bahwa jalan-jalan itu lebih asyik, ketimbang duduk di kendaraan berjam-jam. Jadilah bersahaja di tengah-tengah kota. Dibuka dengan humming manis, lagu ini cocok untuk mengobati batin para penikmat senja Bandung Raya; yang terluka karena kota dan alamnya kini kian tercemar. Selain itu, lagu ini juga menjadi bukti, bahwa Garamerica punya bank nada yang kaya. Maka akan sangat wajar, bila para pendengar setia mereka punya ekspektasi sangat tinggi di album keduanya.
SECRET TRACK (13:39) – Ibarat post-credit scene film-film Marvel, lagu ini pas bila ditempatkan di urutan terakhir album. Begini ya, MP3 player-mu akan dibiarkan menunggu hingga 11 menit lamanya, sebelum sebuah tembang accoustic-chamber-semi-keroncong akhirnya meluncur. Melayang ke dalam telinga, lalu hilang begitu saja – durasinya hanya kisaran satu menit. Atmosfer kamarmu pun kembali hening. Tega. Rasanya seperti chatting dengan selebgram super sibuk.
SEKANTUNG TEH (04:37) – Satu lagi narasi unik yang Garamerica berhasil desain. Di lagu ini, tokoh utama dipersonifikasikan sebagai sekantung teh celup. Meski sering dianggap tak banyak berguna, sekantung teh ini justru mereka anggap ‘oase’ ampuh, bagi penghujung hari yang melelahkan. Konsep narasi semacam ini mengingatkan kita pada kisah hidup seekor kecoa di novel Dewi ‘Dee’ Lestari. Jadi ingin bertanya, adakah dari kalian yang sudah pernah bikin lirik tentang hidup selembar tissue?
Comments (0)