Album Review : Duo Akustik Sensitif Yang Siap Mengubah Warna Dinding Kamar Tidurmu
Tinggal bagaimana kamu menghidupi rasa kamu. Mau dihidupin, atau mau dibiarkan mati rasa? – pesan minimalis nan manis dari Garamerica
Duet akustik ini menamai diri Garamerica. Sejak 12 November 2017, bahtera musikal mereka resmi berusia 3 tahun. Si cowok bernama Dery (Dery Fauzan Kusumareja), lalu ceweknya bernama Ain (Putri Ain Al-Arrasy as-Sobar). Entah mana yang jadi garam, dan mana yang jadi merica. Yang pasti, duo sejoli asal Bandung ini sudah tahu betul pedasnya menunggu; dan asinnya menahan rindu. Buktinya, 11 tembang manis-gulana telah mereka sajikan dalam debut album penuh, bertajuk Rasa (rilis 10 November 2016 silam).
Pertama dengar albumnya, saya sempat mengira ini album barunya band akustik MYMP (Filipina). Kekuatan utama Garamerica terletak pada timbre lembut Ain, juga komposisi gitar Dery yang surprising namun tetap sejuk. Ah, rasanya ingin menjuluki MYMP sebagai “Garamerica”-nya Filipina (loh?). Simak ulasan singkat saya, perihal kesebelas makna dari "sarang cinta" mereka, yang berbentuk album ini.
Comments (0)