Dua Hal Paling Cutting Edge tahun 2017 (Versi DCDC)

Dua Hal Paling Cutting Edge tahun 2017 (Versi DCDC)

Mitosmistis

Ada empat orang "makhluk" di MITOSMISTIS (Lord, Dr. Dhon, Deedz dan Monodark). Project ini adalah project art and concept, mulai dari package, musik, stage performance, karakter, music video, logo, dan bahkan promo militan yang mereka lakukan, sebagai bentuk perkenalan dari band dengan image misterius ini. Yas Budaya, sebagai satu-satunya personil yang bersedia membuka identitasnya ini menuturkan Mitosmistis dengan satu kalimat “Something New For The Scene!” , seru dia bersemangat ketika disatu kesempatan wawancara bersama DCDC.

Seperti halnya Amenk yang menangkap fenomena spesifik, yang terjadi pada kaum milenial kota urban kekinian, Mitosmistis juga melakukan hal yang lebih kurang sama, ketika mereka menangkap tren musik EDM (Electronic Dance Music) yang kian popular di kalangan remaja belakangan ini. Namun mereka mencoba mengkombinasikan dengan “roots” mereka, yang lahir dan besar dari komunitas musik bawah tanah, atau dalam hal ini dikerucutkan dalam lingkaran komunitas musik cadas, seperti hardcore atau metal. Berangkat dari dua hal itulah Mitosmistis terbentuk, atau dalam istilah yang Yas utarakan dengan istilah "party pit", ketika mereka mencoba membuat orang yang di dalam club, dan yang suka di moshpit disatukan dalam satu medan. Mereka menawarkan pola vokal scream, dengan sentuhan musik EDM. Kemudian pola musik seperti ini makin diperkuat dengan hadirnya MC kawakan Morgue Vanguard (Ucok), mantan personil dari grup musik kontroversial, Homicide, yang ikut mneyumbangkan rimanya pada lagu "Gibberish", dengan meleburkan beberapa genre musik, seperti old skool hip hop, RnB, electronic trap, dan electronic rock.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner