Ajakan Cherry Trees Untuk Berinstrospeksi Diri Lewat Album 'Cermin'
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers CHerry Trees
Duo Cherry Trees yang terdiri dari Puput (vokal) dan Pandu (gitar, vokal) ini mengartikan "Cermin" sebagai karya yang mengajak para pendengarnya untuk berinstropeksi diri.
Jika menuliskan kata cermin mungkin banyak dari kita yang mengartikan hal tersebut sebagai sebuah refleksi, dimana kita akan meihat diri kita secara ‘telanjang’ dan apa adanya, atau secara sederhananya cermin merupakan alat untuk menampilkan siapa diri kita, lengkap dengan bentuk rambut, hidung, mata, tangan, kaki, yang ada dalam wajah dan tubuh kita. Lepas dari itu, kata cermin juga jadi inspirasi bagi duo asal kota Bandar Lampung, Cherry Trees untuk menjadikan kata itu sebagai judul album ketiga mereka.
Album yang dirilis pada tanggal 18 Desember 2018 lalu ini menjadi satu hal yang istimewa bagi Cherry Trees, dimana dalam perilisan albumnya mereka menggelar acara konser kecil-kecilan yang dihadiri oleh sejumlah penggiat seni di kota Bandar Lampung. Pesta perilisan album ini sendiri diakui oleh mereka merupakan kali pertama dibuat, dimana di dua album mereka sebelumnya, perilisan album hanya dirilis lewat media sosial saja.
Lebih jauh tentang filosofi yang terkandung dalam kata cermin yang mereka jadikan judul albumnya itu, duo yang terdiri dari Puput (vokal) dan Pandu (gitar, vokal) ini mengartikan cermin sebagai karya yang mengajak para pendengarnya untuk berinstropeksi diri, mengingat sekarang banyak sekali permusuhan, perdebatan, yang sangat meresahkan. Satu hal yang dirasa penting sebagai bentuk keresahan mereka, yang kemudian dituangkan dalam bentuk karya.
Sedangkan untuk materi albumnya sendiri, mereka memasukan enam buah lagu didalamnya, dengan isian sarat makna yang coba mereka jabarkan dengan interpretasi mereka, seperti lagu “Sementara Untuk Selamanya”, yang bercerita tentang bagaimana kita sebagai manusia itu hidup sementara di dunia. Sedangkan pada lagu yang berjudul “Tak Kan Menyerah” mereka mengajak pendengarnya untuk meninggalkan hal yang tidak baik, sebagai bentuk motivasi untuk pantang menyerah.
Selain itu ada juga lagu yang bercerita tentang ajakan untuk berintrospkesi diri di lagu “Cermin”, serta keinginan untuk kembali pada sedia kala yang ditulis indah dilagu “Semula”. Mereka juga menambahkan jika secara teknisnya, album ini diproduksi secara mandiri, baik dari take, mixing serta mastering. Sedangkan untuk desain sampul album ini dibuat oleh sang vokalis, Puput.
Simak penampilan live mereka saat membawakan salah satu lagu yang terdapat di album Cermin, melalui tautan di bawah ini.
Comments (2)