Reality Club Rilis "Desire (Horror Version)", Versi Mencekam dari Lagu Andalan Mereka
Setelah lebih dari setahun sejak perilisan album ketiga Reality Club Presents..., kuartet indie rock asal Jakarta ini kembali menghadirkan kejutan untuk para penggemarnya. Pada momen Halloween 31 Oktober 2024 lalu, Reality Club merilis versi baru dari lagu “Desire”, bertajuk "Desire (Horror Version)", melalui Dominion Records. Versi ini bukan sekadar remix, melainkan reinterpretasi lengkap dengan nuansa mencekam yang terasa seperti soundtrack film horor.
Masih diproduseri oleh Reality Club bersama Wisnu Ikhsantama Wicaksana, “Desire (Horror Version)” membawa dimensi baru lewat aransemen strings yang dikerjakan oleh Chicha Adzhari dan dieksekusi oleh Budapest Scoring Orchestra. Orkestra asal Eropa Timur ini sebelumnya juga berkontribusi dalam beberapa lagu Reality Club seperti “Dancing In The Breeze Alone” dan “Love Epiphany”.
“Versi ini lebih menakutkan dan intens. Aransemen string-nya membuat lagu ini berubah dari sekadar thriller menjadi seperti soundtrack film horor,” ungkap Faiz, vokalis sekaligus penulis lagu. Ia juga mengungkap bahwa versi ini sebenarnya merupakan draft awal dari lagu “Desire”, namun sempat ditinggalkan karena tidak sesuai dengan visi awal band. “Kami ingin lagu ini terdengar mendebarkan dan terkesan badass. Tapi akhirnya versi ini kami simpan, dan ternyata Halloween adalah waktu yang tepat untuk merilisnya.”
Tak hanya berhenti di rilisan musik, Reality Club juga meluncurkan video musik animasi yang disutradarai dan diedit oleh Arya Satriaputra, hadir bersamaan di kanal YouTube resmi mereka. Video ini menampilkan nuansa horor klasik yang terinspirasi dari DLC game Red Dead Redemption: Undead Nightmare—sebuah permainan yang sempat dimainkan Arya di masa lalu dan langsung terbayang saat mendengarkan versi horor dari “Desire”.
“Saya juga mengambil referensi dari film-film slasher B-Movie dan menambahkan efek grain serta 'film damage',” jelas Arya. Untuk mewujudkan visi visual ini, ia menggandeng editor 3D Bayu Marlin sebagai kolaborator dalam penggarapan animasinya.
Dengan aransemen yang gelap dan intens serta visual penuh atmosfer horor, “Desire (Horror Version)” mempertegas kematangan musikalitas Reality Club dan keberanian mereka dalam mengeksplorasi narasi musik lintas genre. Sebuah persembahan yang pas untuk Halloween, dan bukti bahwa mereka terus bereksperimen tanpa kehilangan identitas.
Comments (0)