Sekar Agny Selimuti Suasana Musim Gugur Ke dalam Single “Stranger Danger”
Sumber foto : diambil dari siaran pers Sekar Agny
Banyak yang menggambarkan lagu ini sebagai sesuatu yang “hangat, nyaman, tapi juga dingin pada saat yang bersamaan,”
Diantara sekian cara untuk mengajar inspirasi dalam menulis lagu, salah satunya dengan cara datang ke tempat yang memiliki suasana baru untuk merangsang ide atau inspirasi muncul. Seorang penyanyi perempuan, Sekar Agny, menyerap suasana musim gugur di Kanada yang kemudian ia curahkan secara emosional ke dalam sebuah lagu berjudul “Stranger Danger”.
Musisi yang kini berdomisili di Kota Yogyakarta tersebut, kembali dengan energi baru setelah langkah bermusiknya terhenti karena harus menimba ilmu di luar negri. Digandeng Produser Musik, Fareeq Angkasa, single terbaru “Stranger Danger” menjadi penanda babak baru sejarah musik Sekar Agny kedepannya.
Sekar menyampaikan, “Stranger Danger” adalah perumpamaan tentang hangat tetapi dingin, tentang potensi cinta tetapi juga perpisahan seperti musim gugur yang harus mengucapkan selamat tinggal ketika salju mulai turun. Kemudian, banyak yang menggambarkan lagu ini sebagai sesuatu yang “hangat, nyaman, tapi juga dingin pada saat yang bersamaan,” sebuah perpaduan sempurna yang mencerminkan gaya Sekar.
Single “Stranger Danger” juga telah dilengkapi dengan suguhan visual dalam format video lirik. Cuplikan perjalanan, pemandangan nostalgic daun-daun berwarna-warni, hingga awal musim dingin dirangkai dengan apik. Momen-momen kecil yang terasa monumental, dari memberi makan tupai di taman hingga tertawa bersama dengan kepedihan kecil melatari suasana lagu ini.
Seluruh proses produksi single terbaru “Stranger Danger” yang dikerjakan Sekar dan Fareeq Angkasa selaku produser, dilakukan di Yogyakarta. Proses mixing melibatkan Yabes Yuniawan dan mastering oleh Ardhani Leo Renjana. Sejak tanggal 6 Desember single baru milik Sekar Agny yang berjudul “Stranger Danger” telah diedarkan melalui berbagai layanan DSPs. Silahkan simak melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)