Ananda Badudu dan Monita Tahalea akan Helat Konser Intimate dalam Tajuk “Pada Waktu”
Sumber foto : Diambil dari siaran pers konser Ananda Badudu dan Monita Tahalea
Dikutip dari wawancara yang disampaikan melalui siaran pers konser “Pada Waktu”, arena gedung akan sangat mendukung pertunjukkan musik mereka untuk membangun suasana intim
Mendapat respon baik para penggemar di ranah musik, Ananda Badudu dan Monita akhirnya akan gelar konser spesial pada tanggal 13 November 2023 bulan depan di Gedung Kesenian Jakarta, sayangnya mereka pun mengabarkan bahwa tiket yang tersedia telah terjual habis. Dalam pentas musik yang mengemas kolaborasi dua musisi ini akan membawa karya-karya solo maupun kolaborasi mereka yang tersebar di album teranyar Monita dan Ananda.
“Kami sama-sama punya album yang belum pernah kami angkat ke panggung konser tunggal. Aku punya ‘Dari Balik Jendela’ sementara Nanda punya ‘Angkat dan Rayakan’. Berhubung di kedua album itu kami banyak berkolaborasi, jadi terpikir kenapa enggak sekalian bikin konser bareng,” ujar Monita.
Album ketiga yang berjudul Dari Balik Jendela yang dirilis pada tahun 2020 lalu oleh Monita, merupakan album yang telah melibatkan nama-nama musisi, dan salah satunya adalah Ananda. Nama Ananda Badudu kemudian terlibat dalam penulisan beberapa lagu dalam album tersebut. Lagu “Jauh Nan Teduh”, “Pada Angin”, dan “Pada Air” diantaranya adalah lagu kolaborasi mereka yang kemudian meramaikan album Dari Balik Jendela.
Sementara Ananda Badudu dalam mini album Angkat dan Rayakan yang dilepas pada tahun 2021 lalu yang turut menandai dirinya sebagai solois, menyematkan nama seorang Monita Tahalea sebagai penyumbang suara dan juga ide dalam karyanya itu. Dua lagu yang berjudul “Kita Berangkat Saja Dulu”, dan “Apa Mimpimu?” adalah wujud kolaborasi keduanya yang terus berlanjut hingga hari ini.
“Kami beberapa kali membawakan lagu-lagu itu saat main di festival-festival, tapi belum pernah bikin showcase yang khusus,” kata Ananda. “Kesempatan untuk bikin gelaran khusus rupanya datang di tahun ini. Dapat tempat yang cocok pula untuk pertunjukan intim. Jadi langsung gas deh,” tambah Ananda.
Mereka juga menyampaikan dalam konser “Pada Waktu” nanti juga akan membawa lagu-lagu lain yang tersebar dalam album-album yang pernah mereka garap, di luar lagu-lagu yang ditulis bersama. Lagu-lagu itu diambil dari album solo Monita seperti Dandelioni (2015), juga dari album garapan Ananda yang dirilis di bawah nama Banda Neira, yakni Berjalan Lebih Jauh (2013), serta Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti (2016).
“Semua lagu-lagu itu akan dibawakan dalam format kolaborasi. Jadi kami akan nyanyi dan bermain bersama sepanjang konser,” pungkas Monita.
Nama Indra Perkasa serta Yoseph Sitompul ditunjuk Monita dan Ananda sebagai penata musik untuk menampilkan aransemen lagu-lagu yang akan mereka mainkan. Dikutip dari wawancara yang disampaikan melalui siaran pers konser “Pada Waktu”, arena gedung akan sangat mendukung pertunjukkan musik mereka untuk membangun suasana intim. Setlist yang akan mereka mainkan di atas panggung akan serasi dengan ruang tertutup dilengkapi tata cahaya yang diatur secara khusus.
Di konser “Pada Waktu” nanti, baik Ananda maupun Monita tentunya akan leluasa menyampaikan energi yang mereka bawa melalui penampilan musiknya. Konser spesial ini tentu akan berbeda dengan penampilan mereka sebelumnya yang lebih sering ditemui di area terbuka.
Tak lupa mereka juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para penggemarnya yang telah membeli tiket, mereka juga menyampaikan bahwa tiket yang terjual habis dalam waktu beberapa hari itu diluar ekspektasi mereka. Sejauh ini belum ada rencana perihal penambahan tiket, mengingat konser ini dirancang khusus untuk lebih intimate.

Comments (0)