Anoa Records Rilis Ulang EP 'Otherside' Milik Tranquility

Anoa Records Rilis Ulang EP 'Otherside' Milik Tranquility

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Anoa Records

Sepanjang produksi musik, Dina membuat lagu dan Lusi memberikan vokal untuk Tranquility. Akhirnya, 14 tahun kemudian, EP 'Tranquility' dirilis secara digital dan format CD/Kaset

Tranquility adalah grup elektronik drum & bass dari Dina Dellyana (sebuah band pop elektronik, HMGNC) dan Lusi Mersiana (band alternatif & goth, Kubik) yang dibentuk pada tahun 2007. Keduanya tergila-gila dengan genre drum & bass, dan EP ini adalah milik mereka kolaborasi musik dengan lima lagu.

Status saya  masih sebagai pelajar di salah satu sekolah swasta berlabel ‘nakal’ di bilangan Burangrang, kota Bandung, ketika medio pertengahan 2000-an dianggap sebagai era dan momen band-band unik dan keren bermunculan. Sebagai siswa terajin dipanggil mengikuti bimbingan konseling, pada waktu yang sama pula musik elektronik berkecambah semakin menampakan diri. Sebut saja Media Distorsi, Goodnight Electric, Homogenic, Rock n Roll Mafia, Ape On The Roof dan saya sempilkan AbadKatroWave (mungkin agak melenceng jalur sedikit) – sederet musisi elektronik yang cukup akrab di telinga menemani saya menunggu antrian konseling di sekolah.  Hari-hari dimana saya mendengarkan mereka tidak melalui rilisan fisiknya, tetapi dari modal menyalin lagu-lagu yang terdapat di salah satu PC milik kawan yang doyan jenis musik yang sama, musick indies. Dengan naif dan polosnya kita mengklasifikasikan musik mereka seenak jidat ke lingkaran musik ini. Keterbatasan informasi, akses digital yang masih sedikit mendorong saya dan beberapa teman melakukan hal tersebut.

Pun pembaca harap maklum, tanpa berniat menjustifikasi tindakan yang saya dan kawan-kawan lakukan adalah benar adanya - perihal asal meng-copy karya lagu, karena pada masa itu proses bajak-membajak mp3 masih menjadi sesuatu hal yang lumrah terjadi. Memperkaya folder komputer dengan sederet musisi dan musik arus samping yang ‘bagus’ bagi kami tapi absurd bagi telinga umum adalah suatu kebanggaan. Khususnya musisi arus pinggir yang kaya musikalitasnya. Meski caranya masih salah. Kesadaran mengkoleksi dan mengapresiasi rilisan fisik skena lokal akhirnya lahir beberapa waktu kemudian, kegiatan yang masih saya lakukan sampai sekarang.

Mendengar kata elektronik, ingatan saya menerawang ke sebuah tempat bernama TRL (RIP) di Braga kala menonton Homogenic dan RNRM kali pertama, dan sempat mengundang  jebolan college rock – IKJ – menjadi salah satu penampil utama di pensi sekolah jelang perayaan musim mencorat-coret seragam putih abu-abu pertanda lulus sekolah adalah momen saya dan teman-teman menyaksikan Henri Foundation, Bondi Goodboy, dan oomleo  memboyong seperangkat alat-alat yang terlihat rumit dan kemudian beraksi di atas panggung dengan stelan guru olah raga mereka yang khas. Entah mengapa, seketika itu hidup saya merasa terberkati. Musik seperti ini yang mengena di hati. Saya merasa sudah berada di jalur yang benar. Musik elektronik adalah pencerahan. Ragam lain dari turunan musik alternatif. Kecintaan saya terhadap musik di wilayah ini makin hari makin besar.

Namun sejatinya, masih banyak unit elektronik keren dari skena lokal yang muncul ketika itu, namun memilih untuk tidak muncul ke permukaan dan juga kelar begitu saja, Tranquility adalah salah satu dari sedikit band yang terlalu bagus materinya, namun tak berlanjut lagi.

Tranquility adalah unit elektronik yang didirikan oleh Dina Dellyana (synths) dan Lusi Mersiana (vocal) pada 2007. Keduanya sendiri memang memiliki band utama yang ketika itu telah dikenal luas, Dina dengan HMGNC (electro pop) dan Lusi bersama Kubik (goth, alternatif).  Tranquility menjadi alter ego Dina maupun Lusi. Karena Lusi seringkali mendengarkan lagu-lagu genre DNB pada saat itu maka Dina tertarik untuk mengajak Lusi membentuk Tranquility.

Musik Tranquility dibuat oleh Dina sedangkan Lusi meramu olah vokal dan lirik. Keduanya lalu berkolaborasi membuat materi-materi Tranquility ketika itu. Mengutip dari isi siaran pers Anoa Record, Lusi sendiri sudah lupa seperti apa proses produksi dan rekaman dari EP Otherside yang dirilis pada 2007.

“Seingat saya  Dina datang membawa materi yang sudah jadi saya tinggal take vokal, simpel tapi seru banget,” kata Lusi.

Lusi menceritakan Tranquility adalah salah satu dari sekian banyak proyek musik sampingan Dina ketika itu. Dina juga tercatat membentuk Nightmare Eclectic, unit disco pop bersama Hendra dari Rock 'n Roll Mafia, dan Alphawaves  duo dream-pop, dengan Elang dari Polyester Embassy. Merasa klop, secara mereka berdua penikmat salah satu turunan musik elektronik, yaitu DNB, Tranquility bahkan sempat manggung beberapa kali ketika itu.

“Mulai dari acara Reguler bulanan Phunktion Javabass di Jakarta, Pure Lounge (RIP) di Bandung, sama di acara pameran library rumahan aku lupa namanya,” kata Lusi lagi.

Tranquility pun kemudian tak berlanjut dikarenakan kesibukan Dina sebagai dosen di ITB dan Lusi sebagai dokter penelitian  penyakit dalam. Namun ketika ditanya apakah Tranquility ada kans untuk melakukan comeback, Lusi tak menjanjikan tetapi siapa tahu akan berjodoh.

“Ya mau nya manggung lagi tapi Dina sibuk sekali karena dia sudah jadi pembicara dan dosen. Sedangkan kalo buat aku apabila ada yang pas ya hayu manggung. Kita lihat nanti ya haha” ujarnya lagi.

EP Otherside yang terdiri dari lima lagu oleh Tranquility kini sudah dirilis ulang oleh Anoa Records per 12 Maret 2022 secara digital, juga format fisiknya dan sudah bisa dinikmati rilisan format digitalnya via storefront.club untuk WAV dan MP3, dan juga digital streaming di sini.

BACA JUGA - Tutur Jazirah Arab Berbalut Senandung Indie Pop Dari Sillas

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner