Bersiaplah! KARAT Akan Balas Dendam Lewat Lagu “Blood for Blood”

Bersiaplah! KARAT Akan Balas Dendam Lewat Lagu “Blood for Blood”

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers KARAT

Diakui oleh mereka jika lagu “Blood for Blood” menceritakan tentang sebuah keresahan, dan ungkapan bahwa kita tidak layak dibully ataupun direndahkan

KARAT merupakan unit metal asal Malang, salah satu finalis yang masuk dalam 10 besar W:O:A Metal Battle Indonesia tahun 2018 lalu. Nama Karat dipilih berdasarkan arti dan filosofi bahwa layaknya besi yang berkarat, kehidupan dan manusianya kelak akan tiada atau takkan abadi. Band yang berdiri sejak 17 Agustus 2015 ini berada di bawah altar pengaruh dari Metallica, Megadeth, Anthrax, Slayer, Pantera, As I Lay Dying, Amon Amarth, Unearth, Lamb of God, dan Parkway Drive. Mereka menyatupadukan vokal scream dan growl, ditambah distorsi pada gitar yang mematikan dan dimotori dengan tempo drum yang sangat cepat dan menghentak.

Setelah merilis single pertama berjudul “Beringas”, band ini kemudian melanjutkan perjalanan bermusiknya dengan merilis single “Hammer Falls”. Tidak berhenti sampai disana, Karat kemudian muncul kembali ke permukaan dengan merilis beberapa album dan EP, dari mulai Elegi, Impartia, Home (album unplugged), hingga EP Energy.

Seakan tidak ingin berpuas diri terlalu dini, tahun 2022 ini mereka kembali melahirkan pola kreasi seru ke permukaan. Kali ini giliran single berjudul “Blood for Blood” yang didaulat menjadi single terbarunya. Single ini sendiri merupakan episode baru perjalanan bermusik mereka paska mereka merilis single “Kau Bukan Tuhan”. Fakta menariknya, dua single tersebut merupakan penanda akan dirlisnya album ke empat mereka yang bertajuk Overdosis. Tidak hanya disajikan dalam format audio, single “Blood for Blood” juga ditampilkan lewat suguhan visual berupa video musik yang sudah bisa disaksikan di kanal Youtube Karat Heavy Metal.

Lebih jauh berkisah tentang lagu “Blood for Blood”, diakui oleh mereka jika lagu tersebut menceritakan tentang sebuah keresahan, dan ungkapan bahwa kita tidak layak dibully ataupun direndahkan. “Kita udah muak dan tak tahan lagi untuk semua bentuk diskriminasi. Bersiaplah kita akan membalas dendam”, ujar mereka, dikutip dari siaran persnya.

“Diksi  judul ini  mengartikan pembelaan terhadap orang orang yang tertindas , dan kita bisa membalasnya dengan hal yang sama !!! Darah dibalas darah dan apapun akan terjadi seperti hukum yang diberikan”, lanjut mereka, masih dikutip dari siaran pers yang diterima DCDC. Simak lagunya melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Komunal Merayakan ‘Comeback’ Dengan “Komando Badai Api”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner